Mbah Suparman Tinggal Sebatang Kara di Tengah Makam Akhirnya Dapat Bantuan

Mbah Suparman Tinggal Sebatang Kara di Tengah Makam Akhirnya Dapat Bantuan

Ainur Rofiq - detikJatim
Senin, 15 Jun 2026 12:55 WIB
Kisah Mbah Suparman Hidup Sebatang Kara di Tengah Makam Bojonegoro
Kisah Mbah Suparman Hidup Sebatang Kara di Tengah Makam Bojonegoro/Foto: Istimewa
Bojonegoro -

Kisah memprihatinkan dialami Suparman (76), warga Dusun Sumengko, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. Lansia tersebut ditemukan hidup sebatang kara di sebuah gubuk sederhana yang berada di area pemakaman desa, jauh dari permukiman warga.

Kondisi Mbah Suparman terungkap setelah adanya laporan masyarakat yang masuk melalui Call Center 110. Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota piket Polsek Kalitidu yang dipimpin Aipda Herry Eko C bersama Bripka Budi R dan Bripka Marfianto langsung mendatangi lokasi.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati Mbah Suparman tinggal di sebuah gubuk sederhana berdinding gedek bambu dan lembaran asbes dengan atap seng seadanya di tengah area pemakaman.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ditemui, Mbah Suparman tengah duduk di lincak bambu di depan gubuknya tanpa mengenakan baju dan hanya memakai celana pendek hitam. Lansia itu tampak menghabiskan hari-harinya seorang diri di lingkungan pemakaman yang sunyi, dikelilingi pepohonan besar dan daun-daun kering yang berguguran.

ADVERTISEMENT

Petugas kemudian melihat langsung kondisi bagian dalam gubuk yang ditempati Mbah Suparman. Bangunan tersebut dinilai tidak layak huni karena gelap, pengap, dan dipenuhi tumpukan barang-barang lusuh yang berserakan di atas lantai tanah.

Area memasak dan tempat beristirahat menyatu dalam ruangan sempit tersebut. Di salah satu sudut ruangan terdapat tungku sederhana dari batu bata dengan sisa abu pembakaran kayu. Sebuah panci hitam berjelaga tampak berada di atas tungku, sementara di sekitarnya terdapat jeriken penampung air dan sejumlah botol plastik kosong yang ditata seadanya.

Dalam suasana remang-remang di dalam gubuk, petugas bersama perwakilan warga berbincang dengan Mbah Suparman menggunakan bahasa Jawa untuk memastikan kondisi kesehatan fisik maupun psikisnya.

Sebagai bentuk kepedulian, petugas menyerahkan bantuan berupa paket sembako dan kebutuhan pokok kepada Mbah Suparman.

Kapolres Bojonegoro AKBP Afrian Satya Permadi mengatakan langkah cepat tersebut merupakan bentuk respons terhadap laporan masyarakat sekaligus kepedulian kepada warga yang membutuhkan bantuan, khususnya lansia yang hidup tanpa keluarga.

"Setelah menerima laporan dari masyarakat melalui Call Center 110 mengenai keberadaan kakek sebatang kara yang hidup memprihatinkan di area makam, petugas kami langsung bergerak ke lokasi untuk memeriksa keadaan sekaligus menyalurkan bantuan sembako," ujar AKBP Afrian Satya, Senin (15/6/2026).

Mbah Suparman tampak terharu saat menerima bantuan tersebut. Ia mengaku bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan jajaran Polsek Kalitidu yang telah mendatanginya di tempat tinggal yang terisolasi.

"Matur suwun sanget, Pak Polisi, atas bantuan sembako niki. Mugi-mugi Gusti Allah sing mbales kebecikane njenengan sedoyo, diparingi lancar lan sehat anggene bertugas. (Terima kasih banyak, Pak Polisi, atas bantuan sembakonya ini. Semoga Allah yang membalas kebaikan Anda semua, diberikan kelancaran dan kesehatan dalam bertugas)," ungkap Mbah Suparman dengan suara bergetar penuh haru.



(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads