Saat Petinggi PBNU Tinjau Ponpes Ploso Kediri Bahas Munas hingga Muktamar

Round-Up

Saat Petinggi PBNU Tinjau Ponpes Ploso Kediri Bahas Munas hingga Muktamar

Denza Perdana - detikJatim
Minggu, 07 Jun 2026 07:32 WIB
PBNU
Petinggi PBNU berkunjung ke Ponpes Al Falah Ploso Kediri. (Foto: dok. PBNU)
Kediri -

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terus bergerak mematangkan seluruh lini persiapan menjelang perhelatan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026. Rombongan pengurus pusat yang dipimpin langsung Rais 'Aam KH Miftachul Akhyar, Wakil Rais 'Aam KH Anwar Iskandar, serta Sekretaris Jenderal PBNU KH Saifullah Yusuf atau Gus Ipul turun gunung meninjau kesiapan Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kabupaten Kediri.

Seperti diketahui, Ponpes Al Falah Ploso Kediri telah ditunjuk sebagai tuan rumah forum tertinggi kedua di lingkungan jam'iyah NU itu. Kehadiran para petinggi ini bertujuan untuk mengecek langsung kesiapan fasilitas sekaligus menyelaraskan koordinasi teknis bersama para pengasuh dan keluarga besar pesantren.

"Kami mendampingi Rais Aam, ada Prof. M. Nuh dan Gus Anwar Iskandar, untuk menyampaikan berbagai persiapan yang sudah dilakukan. Sekaligus menyampaikan terima kasih dan penghormatan setinggi-tingginya kepada seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Al Falah Ploso melalui Kiai Huda Jazuli yang telah bersedia menjadi tuan rumah Munas dan Konbes NU tahun 2026," kata Gus Ipul, Sabtu (6/6/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gus Ipul mewakili PBNU mengaku sangat terbantu dan bersyukur melihat kesiapan matang yang ditunjukkan oleh pesantren legendaris di Kediri tersebut, yang tidak lepas dari aksi gotong royong luar biasa dari para pengasuh, keluarga kiai, para gus, hingga ribuan santri setempat.

ADVERTISEMENT

"Kami sungguh bersyukur karena Pesantren Ploso telah siap dari sisi sarana-prasarana maupun dukungan lain yang diperlukan guna menyukseskan Munas dan Konbes. Ini tentu sangat meringankan tugas PBNU sebagai penyelenggara," ujarnya.

Lebih lanjut ia juga mengapresiasi keterlibatan penuh dari seluruh elemen internal pondok yang kompak mempersiapkan segala kebutuhan logistik serta akomodasi acara.

"Kami berterima kasih kepada seluruh gus-gus, para pengurus, dan para santri yang telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Dukungan ini sangat berarti bagi kelancaran pelaksanaan Munas dan Konbes," tambahnya.

Di tengah matangnya persiapan di Kediri, Gus Ipul membeberkan sebuah opsi mengejutkan mengenai lokasi pelaksanaan seremonial pembukaan acara. Walaupun pusat persidangan dan inti kegiatan tetap bertempat di Ponpes Al Falah Ploso, panitia sedang mengkaji wacana menggeser seremoni pembukaan ke Pulau Madura, tepatnya di Kabupaten Bangkalan.

"Kalau sesuai rencana, pelaksanaan Munas dan Konbes berlangsung 21 sampai 22 Juni, sementara pembukaannya pada 20 Juni. Salah satu alternatif yang sedang dipertimbangkan adalah di Bangkalan. Semua masih dalam proses pematangan," jelas Gus Ipul memaparkan skenario penjadwalan.

Bukan hanya soal urusan teknis tempat, forum di Kediri ini dipastikan bakal menghangat karena menjadi jembatan krusial menuju Muktamar NU yang dijadwalkan bergulir pada Agustus 2026 mendatang.

Salah satu bocoran agenda internal yang paling dinanti dalam Munas nanti adalah penentuan wilayah mana yang akan dipilih menjadi tuan rumah Muktamar berikutnya. Gus Ipul mengungkapkan bahwa persaingan dipastikan sengit mengingat sudah ada beberapa pengurus wilayah di Indonesia yang resmi menyodorkan diri.

"Nanti akan dibahas pada saat Munas dan Konbes. Ada beberapa wilayah yang telah menyampaikan kesiapannya menjadi tuan rumah Muktamar. Berbagai pertimbangan akan didiskusikan secara lebih serius dalam forum tersebut," ungkap Gus Ipul.

Seluruh konsolidasi besar di Jawa Timur ini diharapkan dapat membuahkan hasil terbaik demi kelancaran organisasi ke depan.

"Kami memohon doa dari seluruh jamaah Nahdlatul Ulama dan masyarakat Indonesia agar proses menuju Muktamar pada Agustus mendatang berjalan lancar, sukses, dan penuh berkah," pungkasnya.



(abq/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads