Seorang prajurit tamtama baru TNI AL bernama Ghofirul Kasyfi (22) asal Bangkalan meninggal di dalam KRI Radjiman Wedyodiningrat. Pihak keluarga menemukan sejumlah kejanggalan ketika jenazah dipulangkan ke rumahnya.
Mahbub Madani, Ayah korban mengaku melihat beberapa luka lebam pada wajah dan tubuh jenazah. Mahbub menganggap alasan penyebab Kematian yang di sampaikan kepada keluarga tidak masuk akal.
"Buka wajahnya aja, itu sudah kelihatan lebam ini (di bawah mata)," kata Mahbub, Kamis (7/5/2026).
"Paginya kami cek lagi sebelum pemakaman, dibuka di bagian depan saja sudah banyak lebam. Dan maaf ya, selangkangan ini keluar darah," imbuhnya
Menurut Mahbub, putranya dikabarkan meninggal karena bunuh diri dengan cara gantung diri. Namun ia tak yakin terkait kabar tersebut. Sebab sebelum meninggal, putranya pernah mengeluh kerap mendapat perlakuan keras dari seniornya.
"Yang lebih aneh lagi, katanya itu gantung diri. Tapi bekas luka itu di sini (bawah leher), Seharusnya, kalau memang bunuh diri, tali ke atas ( leher) karena tubuhnya merosot ke bawah," imbuhnya.
Mahbub mendesak dilakukan autopsi menyeluruh untuk memastikan penyebab kematian anaknya. Selain itu, pihak keluarga juga menuntut TNI AL mengusut tuntas dugaan kekerasan yang menjadi penyebab kematian korban, termasuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab
"Saya betul-betul gak terima anak saya dibilang bunuh diri. Saya ingin jenazah anak saya harus diautopsi," tandasnya.
Simak Video "Video: Prabowo-Gibran Saksikan Parade Kapal Perang TNI AL di Teluk Jakarta"
(auh/abq)