Musim kemarau 2026 di Jawa Timur diperkirakan akan datang secara bertahap di setiap wilayah. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), beberapa daerah sudah mulai memasuki fase kemarau lebih awal.
Sementara wilayah lain akan menyusul dalam beberapa minggu ke depan. Informasi ini penting untuk menjadi acuan masyarakat, terutama petani, pengelola sumber daya air, dan pihak terkait, agar dapat melakukan persiapan dan antisipasi sejak dini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadwal Musim Kemarau di Jawa Timur 2026
Pembagian waktu di bawah ini menggunakan periode dasarian, yakni dasarian I (tanggal 1-10), dasarian II (tanggal 11-20), dan dasarian III (tanggal 21 hingga akhir bulan). Penentuan awal musim kemarau pada daftar di bawah didasarkan pada wilayah kecamatan di masing-masing daerah. Berikut rinciannya.
- Kabupaten Bangkalan: April I, April II, Mei I, Mei III
- Kabupaten Blitar: April III, Mei I, Mei II, Mei III
- Kabupaten Banyuwangi: April II, April III, Mei II, Juni II
- Kota Blitar: Mei III
- Kabupaten Bojonegoro: April II, April III, Mei I
- Kabupaten Bondowoso: April III, Mei I, Mei III, Juni II
- Kabupaten Jember: April III, Mei I, Mei II
- Kabupaten Gresik: April III, Mei I
- Kabupaten Jombang: Mei I, Mei II
- Kabupaten Kediri: Mei I, Mei II, Mei III
- Kota Kediri: Mei III
- Kabupaten Lamongan: April II, April III, Mei I
- Kabupaten Lumajang: April III, Mei II, Juni II, Juni III
- Kabupaten Madiun: April III, Mei I
- Kota Madiun: April III, Mei I
- Kabupaten Magetan: April III, Mei I
- Kabupaten Malang: April III, Mei I, Mei II, Mei III, Juni III
- Kota Malang: Mei I
- Kota Batu: Mei II
- Kabupaten Mojokerto: Mei I, Mei II
- Kota Mojokerto: Mei I, Mei II
- Kabupaten Nganjuk: April III, Mei I
- Kabupaten Ngawi: Mei I
- Kabupaten Pacitan: April III, Mei I
- Kabupaten Pamekasan: April III, Mei I
- Kabupaten Pasuruan: April II, Mei I, Mei II, Mei III
- Kota Pasuruan: April II
- Kabupaten Ponorogo: April III, Mei I
- Kabupaten Probolinggo: April I, April II, Mei I, Mei II
- Kota Probolinggo: April I
- Kabupaten Sampang: April I, April III, Mei I, Mei II
- Kabupaten Sidoarjo: Mei I, Mei III
- Kota Surabaya: Mei I, Mei III
- Kabupaten Situbondo: April I, April III, Mei I
- Kabupaten Sumenep: April II, April III, Mei I, Mei III
- Kabupaten Trenggalek: April III, Mei I, Juni II
- Kabupaten Tuban: April II, April III
- Kabupaten Tulungagung: Mei I, Mei II
Tips Menghadapi Musim Kemarau 2026 di Jawa Timur
Seiring dengan prediksi musim kemarau 2026 yang cenderung lebih kering dan berlangsung lebih lama di sejumlah wilayah Jawa Timur, BMKG turut memberikan sejumlah rekomendasi sebagai langkah antisipasi.
Pada sektor pertanian, khususnya pangan dan hortikultura, petani disarankan untuk menyesuaikan pola tanam. Salah satunya dengan memilih varietas padi berumur pendek dan lebih tahan kering, serta melakukan penyesuaian kalender tanam dari tanaman padi ke palawija.
Di sisi lain, pengelolaan sumber daya air juga menjadi perhatian penting. Optimalisasi penampungan air hujan pada akhir musim hujan 2025/2026 perlu dilakukan, terutama untuk mengisi waduk yang nantinya digunakan untuk air konsumsi masyarakat, pembangkit listrik tenaga air, dan alokasi irigasi yang efisien.
Sementara itu, dari aspek kebencanaan, pemerintah daerah dan pihak terkait diimbau untuk melakukan perencanaan penanggulangan kekurangan air bersih untuk konsumsi masyarakat dan potensi kebakaran lahan dan hutan.
BMKG juga menyoroti potensi El Nino yang dapat memperparah kondisi kemarau. Oleh karena itu, masyarakat, khususnya petani dan nelayan, didorong melakukan diversifikasi ekonomi, seperti mengembangkan budidaya tanaman hortikultura, maupun meningkatkan produksi garam rakyat sebagai alternatif sumber pendapatan.
Secara keseluruhan, informasi prediksi musim kemarau ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai peringatan dini, sehingga berbagai pihak dapat mengambil langkah strategis untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan.
(irb/hil)











































