Viral di media sosial kiriman video yang menunjukkan 2 awak bus terkenal di Kediri Raya saling dorong, adu mulut, hingga nyaris adu jotos. Keduanya bersitegang usai bus yang mereka kendarai saling bersenggolan.
Insiden lalu lintas yang melibatkan dua bus terjadi di Jalan Raya Kediri-Tulungagung, tepatnya di selatan simpang empat Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Kamis (26/3) sekitar pukul 08.20 WIB. Video peristiwa ini viral di media sosial usai diunggah salah satu pengguna jalan di akun X.
Senggolan di jalan itu melibatkan bus Bagong bernopol AG 7702 US dan bus Harapan Jaya bernopol N 7316 UI. Berdasarkan keterangan pihak kepolisian, kedua kendaraan sama-sama melaju dari arah selatan menuju utara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat tiba di lokasi kejadian, bus Harapan Jaya berusaha mendahului dari sisi kanan. Diduga karena mengambil haluan terlalu kiri bus itu bersenggolan dengan bus Bagong yang berada di depan.
Akibat insiden itu, kedua kendaraan mengalami kerusakan ringan. Spion kanan bus Harapan Jaya dilaporkan patah serta terdapat baret pada bodi samping kanan. Sementara bus Bagong mengalami baret pada bagian depan samping kiri dan belakang.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, dengan kerugian material ditaksir sekitar Rp1,5 juta.
Komentar warganet di akun medsos justru terkesan negatif terhadap kedua bus. Salah satu akun X @anggashcr menulis, "Suka banget liatnya sesama ugal-ugalan berantem."
Sementara akun lain, @guruuuun, berkomentar, "Buatin sirkuit aja sekalian."
Kedua komentar itu mencerminkan penilaian publik yang menganggap kedua bus itu, baik Bus Bagong maupun Bus Harapan Jaya kerap ugal-ugalan di jalan raya.
Kasatlantas Polres Kediri, AKP Mega Satriatama mengimbau seluruh pengemudi, khususnya kendaraan besar dan bus agar lebih berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas.
"Kami menghimbau kepada seluruh pengemudi agar selalu mengutamakan keselamatan, tidak saling mendahului secara sembarangan, serta mematuhi rambu dan peraturan lalu lintas demi keamanan bersama di jalan," kata Kasatlantas Polres Kediri AKP Mega Satriatama kepada detikJatim, Kamis (26/3/2026).
Kapolsek Ngadiluwih, AKP Budi Winariyanto menjelaskan bahwa pihaknya sempat melakukan mediasi antara kedua belah pihak. Namun upaya tersebut tidak membuahkan kesepakatan.
"Saya mediasi tidak ada titik temu, kemudian dilimpahkan ke unit Gakkum Satlantas Polres Kediri," jelasnya.
Saat ini kedua pengemudi masih dimintai keterangan oleh Satlantas Polres Kediri untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Polisi juga telah mengamankan barang bukti serta meminta keterangan dari saksi di lokasi kejadian.
(auh/dpe)
