Hilir Mudik Ratusan Ribu Penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

Hilir Mudik Ratusan Ribu Penumpang di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya

Esti Widiyana - detikJatim
Minggu, 22 Mar 2026 11:40 WIB
Kesibukan pelayanan arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.
Kesibukan pelayanan arus mudik Lebaran 2026 di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya. (Foto: Aprilia Devi/detikJatim)
Surabaya -

Arus mudik via jalur laut ramai di musim mudik Lebaran 2026. Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya tercatat sebagai titik tersibuk dengan pergerakan penumpang tertinggi di antara terminal yang dikelola PT Pelabuhan Indonesia (Persero).

Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Sodikin menyebut data sementara Pelindo mencatat lebih dari 1 juta penumpang memanfaatkan terminal penumpang pada H-3 Lebaran tahun ini. Angka tersebut naik 9,39% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Pelabuhan Tanjung Perak menjadi yang tersibuk dengan melayani 114.214 penumpang. Kemudian Banten 89.064 penumpang, Tanjung Balai Karimun 84.331 penumpang, Tanjung Pinang 80.685 penumpang, dan Balikpapan 69.414 penumpang," beber Ali dalam keterangannya, Minggu (21/3/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lonjakan juga terjadi pada kendaraan yang melintas di pelabuhan Pelindo. Tercatat sebanyak 153.767 unit kendaraan pada H-3, meningkat 22,08% dibandingkan tahun lalu. Ali memastikan bahwa seluruh layanan pelabuhan tetap berjalan optimal di tengah tingginya mobilitas pemudik.

"Seluruh personel dan fasilitas di terminal penumpang telah disiagakan 24 jam untuk melayani para pemudik," kata Ali.

ADVERTISEMENT

Pihaknya juga memperkuat layanan operasional, serta meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak lintas instansi guna memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan bagi para pemudi.

Tak hanya fokus pada arus penumpang, Pelindo juga menjaga kelancaran arus logistik selama periode Lebaran. Berbagai langkah dilakukan, mulai dari pengaturan jadwal sandar kapal hingga optimalisasi bongkar muat agar tetap aman dan efisien.

Untuk mendukung distribusi barang, Pelindo memberikan diskon tarif penumpukan peti kemas hingga 50% di pelabuhan yang berada dalam cakupan kebijakan SKB selama masa pembatasan angkutan barang Lebaran. Sementara di luar area kebijakan, diskon diberikan sebesar 10%.

"Kebijakan tersebut diharapkan dapat memperlancar pergerakan barang di pelabuhan sehingga stabilitas rantai pasok tetap terjaga selama periode angkutan Lebaran," tuturnya.

Selain itu, untuk mendukung kelancaran mobilitas kendaraan dan penumpang di lintasan Jawa-Sumatera selama periode mudik, Pelindo juga menetapkan tarif Rp0 untuk pelayanan penyeberangan, meliputi jasa kapal seperti pandu, tunda, dan tambat serta jasa terkait kepelabuhanan seperti tanda masuk atau pas pelabuhan khusus di Pelabuhan Ciwandan.

Kebijakan ini pun diharapkan bisa membantu memperlancar penyeberangan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional kapal penyeberangan selama periode angkutan Lebaran.

"Kami juga terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk memastikan pelayanan kepelabuhanan tetap optimal," pungkasnya.




(irb/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads