Kisah Pilu Kakek di Malang 2,5 Tahun Tidur dalam Mobil hingga Meninggal

Kisah Pilu Kakek di Malang 2,5 Tahun Tidur dalam Mobil hingga Meninggal

Muhammad Aminudin - detikJatim
Sabtu, 28 Feb 2026 17:15 WIB
Mobil jadi rumah korban selama 2,5 tahun.
Mobil jadi 'rumah' korban selama 2,5 tahun. (Foto: Muhammad Aminudin/detikJatim)
Kota Malang -

Kisah memilukan terjadi di Jalan Kawi Selatan, Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Seorang kakek bernama Yudi Pairines (79) ditemukan tewas dalam mobil sudah dua tahun menjadi tempat korban beristirahat.

Mobil sedan Corolla itu milik Mulyadi (79), warga Jalan Kawi Selatan, Kecamatan Klojen, Kota Malang, yang seharinya diparkir depan rumahnya. Adanya peristiwa ini mengungkap nestapa kehidupan korban yang diketahui tidak memiliki tempat tinggal tetap.

Atas kebaikan hati Mulyadi, sejak tahun 2024, korban diperbolehkan menumpang tidur di dalam mobil sedan bernopol N 1315 JQ yang terparkir di teras rumah nomor 45 tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Almarhum setiap malam tidur di dalam mobil saya ini, sudah hampir 2,5 tahun. Memang saya ijinkan karena tidak punya siapa-siapa. Kasihan," kata Mulyadi saat ditemui di rumahnya, Sabtu (28/2/2026).

ADVERTISEMENT

Mulyadi mengaku korban awalnya memiliki istri dan 2 orang anak. Keluarga itu sering berpindah-pindah karena kontrakan mereka habis. Hingga akhirnya anak dan istrinya meninggalkan korban karena sudah tidak memiliki penghasilan.

"Jadi seorang diri, informasinya anak dan istrinya sudah tidak mau (tinggal bersama). Karena kasihan, untuk tidur saya tawarkan di mobil saya itu," ujar Mulyadi.

Sebelum tidur di mobilnya, Mulyadi menuturkan bahwa korban sering tidur berpindah-pindah tempat. Kebanyakan, yang dia ketahui, korban sering tidur di masjid tak jauh dari perkampungan itu.

"Sempat tidur di masjid lama. Wong memang aslinya orang sini. Tapi kemudian dilarang," kata Mulyadi.

Untuk kebutuhan sehari-hari, korban seringkali menerima bantuan dari warga sekitar. Mulyadi beserta keluarga juga sering kali membantu, bahkan beberapa kali sempat diajak bepergian ke luar kota.

"Kalau untuk makan sudah banyak yang kasih, sudah cukup. Kadang saya ajak, kalau lagi ada keperluan ke Surabaya atau luar kota," terang.

Namun pagi kemarin, Mulyadi tak menyangka korban meninggal di dalam mobil yang biasa jadi tempat istirahat sang kakek di malam hari. Mulyadi menyebut dirinya tak pernah mendengar korban mengeluh sakit. Kondisinya bahkan menurutnya sehat bugar.

"Sehat bugar orangnya, kemari pagi saya mau bersihkan mobil. Saya coba bangunkan, napasnya tersengal-sengal, saya panggil Pak RT. Setelah Pak RT datang tak lama meninggal," katanya.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads