Mesum di tempat-tempat sepi di malam hari sudah cukup meresahkan masyarakat. Yang keterlaluan adalah dua remaja sejoli di Bondowoso ini. Keduanya viral tertangkap rekaman video warga sedang mesum di tempat terbuka di siang bolong pula. Duh!
Sebuah kiriman video berdurasi 31 detik viral di media sosial menunjukkan sepasang remaja itu sedang asyik duduk bercumbu di halaman sebuah minimarket. Video itu diduga direkam warga dari dalam sebuah mobil. Keduanya tampak saling berpelukan satu sama lain dan melakukan perbuatan mesum.
"Nih anak sekarang nih, anak sekarang bos. Lokasinya di toko modern Nangkaan, Bondowoso nih. Sekarang," ujar pria dalam rekaman video itu dilihat detikJatim, Senin (16/2).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terlihat bahwa pemuda di dalam video itu berbaju putih sedang memeluk pemudi berbaju merah muda. Keduanya tampak sedang asyik bercumbu dan tidak memedulikan situasi di sekitar mereka.
Aksi Sejoli yang Meresahkan
Salah satu warga Bondowoso mengaku sangat menyayangkan perbuatan tidak pantas yang dilakukan sejoli tersebut di tempat terbuka. Apalagi perbuatan itu dilakukan di siang bolong pula.
"Ini sangat meresahkan sekali, karena dilakukan pada saat jam-jam aktivitas masyarakat," ujar Oky, kepada detikJatim.
Minimarket tempat peristiwa dalam video itu terjadi diduga berada di Kelurahan Nangkaan, Bondowoso, tepatnya di jalan raya jurusan Bondowoso-Jember.
Hingga saat ini identitas sejoli itu belum diketahui.
Lokasi sejoli mesum di toko modern Nangkaan, Bondowoso. (Foto: Chuk SW/detikJatim) |
Lokasi Sering Dijadikan Tempat Maksiat
Halaman minimarket tempat kejadian mesum terekam video dan viral itu disebut warga setempat sering menjadi tempat maksiat. Warga setempat menyebutkan sebelumnya pernah ditemukan 4 orang lelaki dan seorang perempuan tergeletak di lokasi yang sama.
Diketahui bahwa mereka tergeletak di lokasi itu diduga karena mabuk berat. Kasatpol PP Bondowoso, Aries Agung Sungkowo menyebutkan bahwa lokasi itu tetap terbuka selama 24 jam meski minimarketnya tutup.
"Dari keterangan warga sekitar, kalau malam tempat tersebut tetap terbuka, tak ada pintunya. Sehingga sering dijadikan tempat mabuk-mabukan," kata Aries saat dikonfirmasi detikJatim, Senin (16/2).
Langkah Satpol PP
Aries menambahkan, pihaknya akan memanggil pengelola minimarket. Hal itu dilakukan untuk meminta klarifikasi terutama penggunaan rest area yang berubah fungsi jadi tempat mesum.
"Sebenarnya niat minimarket tersebut baik. Menyediakan masyarakat tempat kongkow. Cuma perlu diperhatikan ketika minimarket itu sudah tutup," tegasnya.
Selain itu, imbuh Aries, pihaknya juga akan lebih intens melakukan patroli ke titik-titik yang rawan. Termasuk fasilitas umum yang kerap dijadikan nongkrong.
"Kami akan galakkan patroli tramtib, terutama di malam hari," tandas Aries Agung Sungkowo.
(abq/dpe)

