Pemerintah Kucurkan Bantuan Darurat Rp 351,8 Juta Pascagempa M 6,4 Pacitan

Pemerintah Kucurkan Bantuan Darurat Rp 351,8 Juta Pascagempa M 6,4 Pacitan

Purwo Sumodiharjo - detikJatim
Minggu, 08 Feb 2026 23:00 WIB
Pemerintah Kucurkan Bantuan Darurat Rp 351,8 Juta Pascagempa M 6,4 Pacitan
Anggota DPR RI Nanang Samodra didampingi Kepala Pelaksana BPBD Pacitan Erwin Andriatmoko (kiri) dan Direktur Kesiapsiagaan BNPB Pangarso Suryotomo (kanan). (Foto: Purwo Sumodiharjo/detikJatim)
Pacitan -

Gempa bumi M 6,4 yang mengguncang Pacitan, Jumat (6/2/2026) cukup menyita perhatian. Pemerintah mengucurkan beragam jenis bantuan untuk penanganan darurat akibat peristiwa tersebut. Penyerahan dilakukan anggota Komisi VIII DPR RI Nanang Samodra kepada Sekda Pacitan, Heru Wiwoho.

Bantuan dimaksud berupa dukungan logistik dan penanganan darurat senilai total Rp 351,8 juta. Adapun jenisnya meliputi 100 lembar selimut, 100 lembar terpal, dan 1 unit tenda pengungsi. Bantuan lain berupa 50 paket kasur lipat serta 30 unit tenda keluarga.

"Kami ingin memastikan bahwa negara benar-benar hadir di tengah masyarakat. Bantuan ini diharapkan bisa membantu kebutuhan dasar warga yang terdampak gempa, terutama dalam masa tanggap darurat," ujar Nanang kepada wartawan di Kantor BPBD Pacitan, Jl Dewi Sartika.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada kesempatan tersebut wakil rakyat dari Partai Demokrat Dapil itu menekankan pentingnya peningkatan kesiapsiagaan di daerah rawan gempa seperti Pacitan. Dia mengimbau agar BPBD bersama masyarakat menggelar simulasi kebencanaan secara rutin dan berkelanjutan. Bersamaan itu mitigasi bencana harus dilaksanakan dari tingkat keluarga, sekolah, hingga komunitas.

"Simulasi tidak cukup dilakukan satu kali, tetapi harus berulang-ulang. Kita bisa mencontoh Jepang, yang rutin melakukan latihan kebencanaan sehingga ketika gempa terjadi, korban bisa diminimalisir," jelas legislator asal NTB tersebut.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Direktur Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pangarso Suryotomo menambahkan, penentuan jenis bantuan didasarkan pada hasil kajian di lapangan. Beberapa jenis bantuan langsung disalurkan kepada masyarakat, selebihnya merupakan sarana penanganan bencana yang diterimakan kepada pemerintah daerah.

Senada dengan Nanang, Pangarso Suryotomo melihat pentingnya penanaman kesadaran pengurangan risiko bencana kepada masyarakat di daerah rawan. Hal itu dapat dilakukan baik dengan sosialisasi secara masif maupun pelibatan masyarakat dalam kegiatan geladi.

"Tentu saja hal tersebut merupakan wewenang pemerintah daerah, sementara tugas kami adalah mendampingi, baik dalam hal teknis, penyediaan logistik, maupun peningkatan kapasitas penanggulangan bencana di daerah," imbuh Papang, sapaan karib Pangarso Suryotomo.

Pemerintah Kabupaten Pacitan pun menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat dalam penanganan darurat pasca gempa yang berpusat di kota berjuluk '70-Mile Sea Paradise'. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga serta membantu percepatan proses pemulihan pascagempa.

"Atas nama pemerintah daerah kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas atensi pemerintah pusat. Tentu saja akan segera kami manfaatkan sebagaimana mestinya," kata Heru Wiwoho, Sekretaris Daerah Pacitan yang juga menjabat ex officio Kepala BPBD.




(auh/hil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads