Runner Up Puteri Indonesia di Surabaya X Beauty 2026: Beauty Itu Fondasi Diri

Runner Up Puteri Indonesia di Surabaya X Beauty 2026: Beauty Itu Fondasi Diri

Jihan Navira - detikJatim
Jumat, 06 Feb 2026 21:00 WIB
Aurelia Anastasia dalam acara Surabaya X Beauty (SXB) 2026
Aurelia Anastasia dalam acara Surabaya X Beauty (SXB) 2026. (Foto: Jihan Navira/detikJatim)
Surabaya -

Runner Up I Puteri Indonesia Jawa Timur 2026, Aurelia Anastasia, berbagi pandangan soal makna kecantikan di era The Wholeness Era dalam gelaran Surabaya X Beauty (SXB) 2026.

Di hadapan beauty enthusiast, khususnya komunitas Female Daily, Aurelia menegaskan bahwa beauty tak lagi bisa dimaknai sebatas penampilan luar, melainkan harus berangkat dari hubungan yang sehat dengan diri sendiri.

Bagi Aurelia, konsep wholeness dalam beauty berarti menjaga stabilitas antara fisik dan mental. Merawat diri bukan semata-mata mengikuti tren atau menggunakan produk mahal, melainkan memahami kebutuhan tubuh dan pikiran secara menyeluruh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam sesi talkshow SXB 2026, Aurelia mengibaratkan kecantikan layaknya sebuah rumah. Menurutnya, percaya diri dan dukungan merupakan fondasi utama, sementara penampilan luar adalah bangunan yang terlihat oleh orang lain.

"Kalau fondasinya nggak kuat, bangunannya juga nggak akan kokoh," ujar Aurelia, Jumat (6/2/2026).

ADVERTISEMENT

Aurelia menilai, di tengah derasnya arus tren kecantikan dan standar visual yang terus berubah, setiap orang perlu mengenal dirinya sendiri lebih dalam. Apa yang cocok untuk satu orang, belum tentu relevan untuk orang lain. Karena itu, beauty journey seharusnya tidak dijalani dengan perasaan tertekan atau terus-menerus membandingkan diri, melainkan tetap enjoy dan menghindari hal-hal yang memicu stres.

Ia sendiri mengaku pernah berada di fase tersebut, namun perlahan menyadari pentingnya menjaga kenyamanan diri agar tetap bisa menikmati proses merawat diri.

"Karena kalau stres, otomatis ngaruh ke raut muka, ke kulit juga," ungkapnya.

Soal tren kecantikan yang terus bermunculan, Aurelia menyebut tidak semuanya harus diikuti. Menurutnya, mengenal kebutuhan diri menjadi kunci agar tidak terjebak pada tren yang justru merugikan. Ia juga menyebut bahwa mencoba tren boleh saja, selama disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Namun, jika tidak memberikan dampak positif, sebaiknya tidak dipaksakan.

"Produk itu sekarang bukan cuma tiap bulan, tapi rasanya tiap hari ada yang launching. Kalau mau ngikutin semua, pasti nggak bisa. Jadi balik lagi, kita harus kenal diri sendiri dan tahu apa yang kita butuhkan. Kalau setelah dicoba ternyata nggak cocok, bikin jerawatan atau bikin kulit jadi rusak, ya jangan dipaksakan," jelas Aurelia.

Tak hanya membahas soal kepercayaan diri, Aurelia juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara perawatan dari luar dan dari dalam. Ia menegaskan bahwa skincare dan makeup tidak akan optimal tanpa diimbangi gaya hidup sehat.

"Bukan cuma soal produk yang kita pakai, tapi juga apa yang kita konsumsi. Gula berlebih itu bukan cuma berdampak ke kesehatan seperti diabetes, tapi juga ke kondisi kulit," ujarnya.

Dalam pandangannya, Surabaya X Beauty 2026 yang mengusung tema The Wholeness Era menjadi ruang yang relevan bagi beauty enthusiast untuk belajar dan bertukar pengalaman secara langsung. Menurut Aurelia, kehadiran puluhan brand dalam satu tempat memberi kesempatan bagi pengunjung untuk lebih memahami produk sebelum membeli.

"Kalau offline event seperti ini, kita bisa langsung tanya ke ahlinya, ke tim brand-nya. Jadi nggak cuma lihat produk, tapi benar-benar paham cocok atau nggaknya buat kita," katanya.

Selain itu, Aurelia menyebut Surabaya X Beauty 2026 yang mengangkat tema The Wholeness Era tak hanya menjadi ruang eksplorasi produk kecantikan, tetapi juga wadah diskusi tentang self-love, kesehatan mental, dan pentingnya lingkungan yang suportif.

Aurelia pun menekankan peran komunitas dalam membentuk kepercayaan diri. Lingkungan yang positif, menurutnya, mampu mendorong seseorang berkembang lebih jauh, sementara lingkungan yang toksik justru bisa menghambat proses tersebut.

"Sebagus apa pun seseorang, kalau berada di lingkungan yang menjatuhkan, itu akan berpengaruh. Begitu pula sebaliknya. Support system itu penting," ungkapnya.

Lewat kehadirannya di Surabaya X Beauty 2026, Aurelia mengajak beauty enthusiast untuk kembali memaknai kecantikan sebagai proses merawat diri secara utuh baik dari dalam, dari luar, dan tentunya dari hubungan yang sehat dengan sekitar.

"Harapannya, kita bisa dapat saudara baru, keluarga baru. Dari situ bisa saling berbagi pengalaman, bahkan peluang karier. Komunitas itu penting banget," ucapnya.

Ia pun mengaku terkesan dengan antusiasme pengunjung Surabaya X Beauty 2026 yang dinilainya sangat tinggi.

"Begitu masuk, rasanya, wow. Ramai, besar, antre di mana-mana. Exciting banget. Orang-orang happy, belanja, eksplor, apalagi ada yang sampai bawa koper," tuturnya.

Lewat kehadirannya di Surabaya X Beauty 2026, Aurelia mengajak beauty enthusiast untuk kembali memaknai kecantikan sebagai proses merawat diri secara utuh yang mana bukan hanya dari luar, tetapi juga dari dalam. Hal terwsebut juga didukung oleh lingkungan dan komunitas yang sehat dan suportif, di mana pertemuan langsung antar beauty enthusiast dapat melahirkan relasi baru, kolaborasi, hingga peluang pengembangan diri.



(auh/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads