Lurah Sebut Parit di Depan Rumah Warga Pamekasan Tak Mengandung Emas

Lurah Sebut Parit di Depan Rumah Warga Pamekasan Tak Mengandung Emas

Akhmad Zaini Zen - detikJatim
Minggu, 01 Feb 2026 16:00 WIB
Lurah Sebut Parit di Depan Rumah Warga Pamekasan Tak Mengandung Emas
Video viral warga Pamekasan berburu potongan emas di parit depan rumah orang. (Foto: tangkapan layar Instagram)
Pamekasan -

Fenomena warga berburu emas di parit depan rumah orang di kawasan Parteker, Pamekasan masih berlangsung. Lurah setempat menegaskan bahwa tanah di parit tersebut sebenarnya tidak mengandung emas.

"Memang ada warga yg cari emas di saluran air. Emas yg dimaksud potongan emas anting, cincin, dan lain-lain dari limbah keluarga yang ikut terseret aliran air ke selokan," ujar Lurah Parteker, Zainul saat dikonfirmasi detikJatim, Minggu (1/2/2026).

Zainul pun menegaskan bahwa tanah di parit tersebut sebenarnya tidak mengandung biji emas. Warga berdatangan berburu emas karena sejumlah warga sebelumnya menemukan potongan emas perhiasan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bukan tanahnya yg mengandung emas. Kadang dapat potongan kattil kalong (liontin kalung) yang hasilnya dilebur dan dijual," kata Zainul.

Zainul juga belum memberikan respons saat ditanya langkah lebih lanjut yang akan dilakukan pemangku kebijakan setempat setelah viral perburuan potongan emas di parit depan rumah orang itu.

ADVERTISEMENT

Sejumlah video telah viral di media sosial usai dibagikan 2 akun Instagram @asiifaa00 dan @salam.zein. Video ini dikirim ulang sejumlah akun mediagram hingga menjadi perbincangan.

"Parit kecil di depan rumah warga di kawasan Parteker, Pamekasan, mendadak menarik perhatian. Dalam video viral, terlihat banyak warga turun langsung ke parit tersebut untuk mencari emas," demikian keterangan video viral kiriman Instagram @suroboyo.media dilihat detikJatim, Minggu (1/2/2026).

Berdasarkan keterangan dari kiriman asli akun pemilik video itu, warga mulanya hanya iseng-iseng mencari batu giok di parit itu. Tapi tanpa diduga ada yang menemukan potongan diduga emas.

"Menurut keterangan warga, awalnya ada yang hanya mencari batu giok. Tapi tanpa disangka, justru ditemukan potongan-potongan emas di parit tersebut. Kabar itu cepat menyebar, dan sejak saat itu warga pun berbondong-bondong ikut mencoba peruntungan.," demikian keterangan akun lainnya @madura25jam.

Kabar temuan potongan emas itu pun cepat menyebar sehingga warga lain berbondong-bondong datang. Ada yang sekadar penasaran melihat aktivitas warga, ada yang mencoba peruntungan dan serius mengais tanah di parit.




(ihc/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads