Puluhan Warga Geruduk Polres Jombang Dukung Polri di Bawah Presiden

Puluhan Warga Geruduk Polres Jombang Dukung Polri di Bawah Presiden

Enggran Eko Budianto - detikJatim
Kamis, 29 Jan 2026 18:15 WIB
Puluhan warga Jombang dalam Forum Rembug Masyarakat Jombang (FRMJ) mendatangi Mapolres Jombang untuk mendukung Polri tetap di bawah Presiden.
Puluhan warga Jombang dalam Forum Rembug Masyarakat Jombang (FRMJ) mendatangi Mapolres Jombang untuk mendukung Polri tetap di bawah Presiden. (Foto: Enggran Eko Budianto/detikJatim)
Jombang -

Puluhan warga Jombang yang tergabung dalam Forum Rembug Masyarakat Jombang (FRMJ) ramai-ramai mendatangi Mapolres Jombang. Mereka menyampaikan dukungan kepada institusi Polri agar tetap di bawah Presiden RI.

FRMJ mendatangi Mapolres Jombang di Jalan KH Wahid Hasyim pagi tadi. Puluhan warga Kota Santri ini datang sembari membentangkan poster berisi dukungan terhadap institusi Polri.

Seperti, 'Forum Rembuk Masyarakat Jombang Menolak Gagasan Polri di Bawah Kementerian', dan 'Forum Rembuk Masyarakat Jombang Mendukung Polri Tetap di Bawah Presiden Sesuai Amanat Reformasi'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedatangan FRMJ ini pun disambut Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan di halaman kantornya. Ardi mendengarkan langsung aspirasi masyarakat yang disampaikan korlap aksi.

Koordinator FRMJ Joko Fattah Rochim mengatakan, kedatangannya ke Mapolres Jombang kali ini bukan unjuk rasa. Melainkan penyampaian aspirasi terkait dukungannya kepada institusi Polri.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, jika Polri ditempatkan di bawah kementerian, justru berpotensi menimbulkan kerumitan birokrasi. Selaian itu, Polri di Bawah Kementerian mencederai amanat reformasi.

"Kami mendukung apa yang disampaikan Bapak Kapolri. Kalau Polri berada di bawah kementerian, itu tidak ideal. Kami sepakat Polri tetap berada langsung di bawah Presiden," terangnya kepada wartawan di lokasi, Kamis (29/1/2026).

Tidak hanya itu, Fattah menilai wacana Polri ditaruh di bawah Kementerian akan menimbulkan konflik kepentingan. Ia juga khawatir kewenangan hukum Polri akan dikebiri.

"Kalau nanti dikendalikan kementerian, bisa muncul banyak kepentingan. Bukan hanya soal korupsi, tapi juga kepentingan masyarakat. Misalnya dalam penanganan kriminal atau pembunuhan jangan sampai justru terhambat. Yang dirugikan nanti masyarakat," jelasnya.

Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan mengapresiasi dukungan masyarakat kepasa Polri. Ia menilai, dukungan tersebut sebagai bentuk kepercayaan masyarakat terhadap polisi.

"Dukungan ini sangat berarti bagi kami di Kepolisian Resort Jombang. Ini menjadi penyemangat untuk terus memberikan pelayanan dan pengabdian terbaik kepada masyarakat," tandasnya.




(auh/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads