Surabaya Banjir, Warga Bandingkan Era Wali Kota Eri dengan Risma

Surabaya Banjir, Warga Bandingkan Era Wali Kota Eri dengan Risma

Esti Widiyana - detikJatim
Minggu, 04 Jan 2026 21:45 WIB
Banjir di Simo Kalangan Surabaya surut meski demikian warga mengeluh karena sudah jadi langganan sejak tahun 2014
Banjir di Simo Kalangan Surabaya surut meski demikian warga mengeluh karena sudah jadi langganan sejak tahun 2014 (Foto: Esti Widiyana/detikJatim)
Surabaya -

Warga Simo Kalangan, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya mengeluh karena menjadi langganan banjir sejak tahun 2014. Mereka kemudian membandingkan kepemimpinan Wali Kota sekarang dengan era Tri Rismaharini (Risma).

Rosi (50), warga setempat menuturkan banjir diduga karena adanya sampah yang menyumbat gorong-gorong. Karena hal ini, air tak bisa mengalir dan meluap dari gorong-gorong.

"Sampah banyak masuk ke gorong-gorong, jadinya nyumbat, nggak bisa masuk airnya ke gorong-gorong karena kebuntu," ujar Rosi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rosi pun membandingkan era kepemimpinan Tri Rismaharini dengan Eri Cahyadi. Era kepemimpinan terdahulu, saat hujan petugas masuk ke gorong-gorong mengambil sampah yang menyumbat. Berbada dengan era sekarang.

ADVERTISEMENT

"Zaman Bu Risma sering pasukan masuk gorong-gorong, sekarang nggak pernah ada. Petugas harusnya sering bersihkan gorong-gorong, apalagi waktu hujan, karena air dari atas turun ke sini," ujar Rosi.

Sementara itu, Siti (40) mengatakan, banjir di Simo Kalangan terjadi sejak sungai dirubah menjadi jalan. Pembangunan tersebut sejak tahun 2014, dampaknya banjir menyerang perkampungan.

Meski banjir, airnya pun juga cepat surut, apalagi sejak dibantu mobil PMK yang menyedot air banjir. Meski demikian, warga berharap fungsi sungai dikembalikan.

"Harapannya dikembalikan kayak dulu, nggak banjir, nggak menyusahkan warga, mulai sungai dibangun jalan air masuk ke warga," harapnya.

Sebelumnya, hujan lebat sejak sore hingga malam di Surabaya menyebabkan banjir. Salah satunya di Kawasan Simo Kalangan. Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

Berdasarkan video di medsos memperlihatkan banjir setinggi lutut orang dewasa. Pemkot Surabaya pun melakukan penyedotan air banjir agar segera surut.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Hidayat Syah mengatakan, pihaknya menerjunkan mboil penyedot air untuk mengatasi banjir di Simo Kalangan.

"Kita kerahkan mobil damkar, mobil pompa kita (DSDABM), dan mobil tangki DLH melakukan penyedotan (air banjir), ini kita keliling," kata Hidayat kepada detikJatim, Minggu (4/1/2026).



(dpe/abq)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads