Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.
Pesan menyayat hati seorang mahasiswa berinisial NFR (25) kepada adiknya terungkap setelah ia diduga mengakhiri hidupnya di Jembatan Soekarno-Hatta, Kota Malang.
Pesan itu dikirim pada Jumat (28/11/2025) sore, sebelum keberadaan korban tak lagi diketahui hingga akhirnya ditemukan tewas pada malam harinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Adik korban datang ke TKP untuk mencari kakaknya. Karena korban sempat mengirimkan kata-kata terakhir, sore hari sekitar pukul 16.00 WIB," ujar Kapolsek Lowokwaru Kompol Anang Tri Hananta kepada wartawan, Sabtu (29/11/2025).
Menurut Anang, hasil penyelidikan sementara korban diduga mengakhiri hidupnya, karena tekanan pendidikan di bangku kuliah. Dugaan itu juga disampaikan adik korban saat mendatangi lokasi kejadian.
"Dari penyelidikan sementara dan keterangan adiknya, diduga korban mengalami tekanan pendidikan kuliahnya," ungkap Anang.
Berikut pesan terakhir yang dikirimkan korban kepada sang adik:
Lif, aku mau minta maaf kalo selama ini aku ga bisa jadi kakak yang baik. Dengan sikapku yang selama ini egois dan pemalas yang ngerepotin atau bikin kamu sakit hati. Aku juga mau berterima kasih karna selama ini sering diingetin sampe dibantuin segala macem. Kamu bisa ngeliat sendiri sifat dan kebiasaanku gimana. Mulai dari yang pemalas, ansos, suka nunda emosian, suka ngotot kalo dinasehatin dan banyak lagi. Intinya kamu udah ngeliat dengan sikapku yg kaya begitu ujungnya kayak ya begini, sampe skripsi molor bertahun2 ga selese-selese.
Aku juga mau ngingetin buat terus diseriusin belajar disekolah maupun kuliah nanti. Dan hati-hati apa yang kamu konsumsi di sosial media dan internet, pelan pelan itu akan mengubahmu, sama juga dengan lingkungan pertemananmu. Dan terakhir jangan lupa ibadahnya dijaga. Itu bisa menjagamu dengan cara tidak terduga.
I guess that's it dari aku, aku minta tolong jagain mama, maaf aku gabisa bantu dan malah nyusahin
Love, kakakmu
Fino
Peristiwa tragis ini awalnya diketahui seorang pengendara motor yang tengah melintas di jembatan Soekarno-Hatta, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, pada Jumat (28/11/2025), sekitar pukul 19.00 WIB.
korban awalnya diketahui pengendara motor, ketika duduk di pagar jembatan sambil minum air putih.
Tak lama kemudian saksi melihat korban menjatuhkan diri ke bawah jembatan. Melihat kejadian tersebut, saksi akhirnya memanggil satpam apartemen berlokasi tidak jauh dari jembatan.
"Kami langsung datang ke TKP, setelah mendapatkan laporan, kemudian mengidentifikasi dan mengevakuasi korban," pungkas Anang.
Seperti diberitakan, seorang pemuda ditemukan tewas di bawah jembatan Soekarno-Hatta (Suhat), Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Ia sebelumnya diduga loncat dari atas jembatan untuk mengakhiri hidupnya.
Peristiwa pilu itu terjadi pada Jumat (28/11/2025), sekitar pukul 19.00 WIB malam. Korban belakangan diketahui adalah mahasiswa perguruan tinggi negeri di Kota Malang berinisial NFR (25).
Simak Video "Video Kesaksian Detik-detik Bom Bunuh Diri di Pakistan"
[Gambas:Video 20detik]
(auh/hil)











































