5 Fakta Muazin Kediri yang Meninggal Dunia saat Kumandangkan Azan

5 Fakta Muazin Kediri yang Meninggal Dunia saat Kumandangkan Azan

Tim detikJatim - detikJatim
Senin, 01 Agu 2022 10:22 WIB
Korban saat diperiksa medis
Muazin yang meninggal dunia kala azan saat diperiksa medis (Foto: Andhika Dwi/detikJatim)
Kediri -

Kumandang azan menjadi kalimat terakhir seorang muazin di Kediri sebelum menghadap Ilahi. Muazin bernama Sugiatno (58), warga Dusun Muning, Desa Selodono, Kecamatan Ringinrejo, Kediri ini meninggal saat mengumandangkan azan.

Korban diketahui meninggal saat mengumandangkan azan salat isya di Musala Al Falah, Sabtu (30/7/2022). Jarak rumah korban dan musala sendiri diketahui tidak jauh.

Hal ini dibenarkan Kapolsek Ringinrejo Iptu Joko Suparno. Usai mendapat kabar, ia menyebut langsung menuju rumah duka.

"Setelah menerima laporan kami langsung menuju ke lokasi kejadian dan rumah duka, untuk melakukan pemeriksaan," kata Joko, Minggu (31/7/2022).

detikJatim menghimpun sejumlah fakta-fakta kejadian ini:

Saat Tengah Azan, Muazin Langsung Terjatuh dan Meninggal

Saat tengah mengumandangkan azan, sang muazin tetiba terjatuh. Azan pun berhenti. Lalu, sang muazin ditemukan sudah tak bernyawa.

"Jadi lorban ini berdiri sambil mengumandangkan azan dan sebelum selesai azan tiba-tiba berhenti diam dan kemudian jatuh tersungkur," tutur Joko.

Menurut Joko, sebelum meninggal, korban memang pamit ke keluarganya akan mengumandangkan azan. Namun saat di tengah-tengah mengumandangkan azan, tiba-tiba ia terhenti lalu jatuh tersungkur.

Sang muazin sempat mengeluh dadanya sesak hingga diduga terkena serangan jantung. Di halaman selanjutnya!

Jemaah Musala Sempat Kaget

Melihat hal ini, jemaah di musala langsung kaget. Tak terkecuali anak-anak yang saat itu juga berada di lokasi langsung berteriak histeris.

Tak hanya itu, mengetahui ada sedikit kehebohan di musala, warga yang lain lantas berbondong-bondong datang. Para warga juga kaget melihat muazin meninggal dunia di tengah mengumandangkan azan.

Sempat Mengeluh Dadanya Sakit

Joko mengatakan, sebelum meninggal, almarhum sempat mengeluh dadanya terasa sakit dan sesak. Keluhan ini sepat diutarakan kepada istrinya.

Menurut Joko, dari hasil pemeriksaan sementara di lokasi, pihaknya tidak menemukan tanda-tanda penganiayaan atau tanda-tanda kekerasan.

Diduga Kena Jantung

Polisi menyebut tidak meneukan tanda-tanda kekerasan dari peristiwa ini. Polisi menduga, korban meninggal dunia karena sakit. Joko menyebut ada dugaan sang muazin meninggal akibat serangan jantung.

"Diduga korban meninggal dunia karena sakit jantung. Keluarga korban menerima atas kejadian tersebut adalah musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi," kata Joko.

Profil Sang Muazin

Sang muazin tersebut yakni Sugiatno (58) warga Dusun Muning, Desa Selodono, Kecamatan Ringinrejo, Kediri. Ia meninggal saat mengumandakan azan. Ia meninggal saat mengumandangkan azan isya pada Sabtu (30/7) di musala setempat.

"Keterangan warga almarhum memang salah satu muazin tetap di musala itu," kata Joko.

Seperti biasa, almarhum pergi ke musala dan mengumandangkan azan sambil berdiri. Namun saat di tengah-tengah azan tersebut, almarhum lantas terdiam dan langsung terjatuh.

(hil/fat)