Kontrak Proyek Rumah Pompa Rp 2,7 M di Bojonegoro Diputus, Ini Sebabnya

Ainur Rofiq - detikJatim
Selasa, 17 Mei 2022 21:49 WIB
Proyek rumah pompa di Bojonegoro
Proyek rumah pompa di Bojonegoro tak rampung (Foto: Ainur Rofiq/detikJatim)
Bojonegoro -

Kontraktor proyek rumah pompa di Kabupaten Bojonegoro diputus kontrak. Pemutusan kontrak proyek karena pengerjaannya tak rampung-rampung. Padahal nilai proyek tersebut mencapai Rp 2,7 miliar yang diambil dari APBD 2021.

Proyek rumah pompa tersebut berada di Desa Kalirejo, Bojonegoro Kota. Sedangkan kontraktor yang telah diputus kontraknya adalah CV Wijaya Karya asal Blora, Jawa Tengah.

Kabar pemutusan kontrak proyek rumah pompa itu dibenarkan oleh pihak Dinas Sumber Daya Air Kabupaten Bojonegoro. Dinas terkait ini merupakan leading sektor proyek rumah pompa air tersebut.

"Belum selesai kerjaannya saat ini, tapi kita sudah proses putus kontrak" ujar Kepala Dinas Sumber Daya Air Bojonegoro, Erick Firdaus kepada detikJatim, Selasa ( 17/5/2022).

Meski demikian, ia enggan mengomentari terkait anggaran proyek tersebut. Erick kemudian mempersilakan menanyakan ke Kepala Bidang Operasional Sumber Daya Air (SDA).

Kabid SDA Dinas Sumber Daya Air, David membenarkan kontrak proyek telah dihentikan. Ini karena hingga tahun 2022 progres pengerjaan masih sekitar 60 persen hingga 70 persen.

Sedangkan terkait kontraktor selanjutnya, pihaknya telah menyerahkan pengerjaan ke kontraktor atau pihak rekanan pemenang kontrak lainnya. "Sekitar 60 hingga 70 persen progresnya saat ini. Sudah putus kontrak" ucap David.

Sementara itu, Mujiono Selaku Kontraktor CV Wijaya Karya mengaku belum menerima terkait surat atau pemberitahuan pemutusan kontrak. Ia kemudian berdalih pengerjaan mengalami kelambatan karena faktor cuaca.

"Mana? saya belum terima suratnya. Ini karena faktor alam kalau belum selesai," tutur Mujiono.



Simak Video "Bau Busuk Keluar dari Sumur Pertamina di Bojonegoro, Warga Pusing dan Mual"
[Gambas:Video 20detik]
(abq/iwd)