Kiper PSIR Rembang, Raihan Ably Valent Ramdan Alfariq, kena sanksi berat berupa larangan bermain sepakbola seumur hidup dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI Jawa Tengah usai viral melakukan tendangan kungfu ke arah pemain Persikaba Blora, Rizal Dimas Agesta. Begini respons Manajer PSIR.
Manajer PSIR, Rasno, menyebut permainan keras pihak lawan juga menyebabkan pemainnya patah tulang.
Rasno mengklaim bek kiri PSIR, Sena, patah tulang kaki dalam laga kontra Persikaba, Rabu (21/1) kemarin. Namun, dia bilang manajemen memilih tidak mengambil langkah hukum atau melayangkan laporan resmi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemain kami sampai patah tulang, tapi dari manajemen dan ofisial PSIR tidak menuntut apa-apa dan tidak melapor ke mana pun," tegasnya saat dihubungi detikJateng, Kamis (22/1/2026) malam.
Menurut Rasno, PSIR lebih mengedepankan asas sportivitas dan kekeluargaan dalam menyelesaikan persoalan di lapangan. Ia menilai kejadian dalam sepak bola merupakan bagian dari risiko pertandingan dan tidak selalu harus dibawa ke ranah sanksi dan tuntutan.
"Kami melihat kejadian di lapangan sebagai bagian dari pertandingan. Kalau memang tidak ada niat mencederai, seharusnya bisa disikapi dengan kepala dingin," katanya.
Karena itu dia mengritik manajemen Persikaba Blora yang dianggap tidak sportif karena langsung memviralkan insiden tersebut. Menurut Rasno, Rizal tidak terluka.
"Manajemen Persikaba tidak sportif sedikit-sedikit membuat laporan dan diviralkan. Padahal pemain yang terlibat tidak mengalami apa-apa," ujar Rasno.
Meski menyayangkan langkah Persikaba, Rasno menegaskan PSIR tetap beritikad baik. Ia memastikan pihaknya telah berupaya menyampaikan permohonan maaf secara langsung atas insiden yang melibatkan kiper PSIR dengan pemain Persikaba.
"Kami sudah berusaha menemui langsung. Karena belum bisa, kami sampaikan permohonan maaf lewat akun resmi klub. Kiper kami juga sudah berkomunikasi langsung dengan pemain Persikaba," jelas Rasno.
Diketahui sebelumnya, insiden tendangan viral itu terjadi saat Persikaba mendapat tendangan bebas. Rizal yang berposisi sebagai gelandang serang terlihat berusaha menyambut bola.
Namun di depannya, Raihan juga berusaha menangkap bola. Saat berusaha menangkap bola, kaki Raihan mengangkat terlalu tinggi dan mengenai dada Rizal hingga dia tergeletak di kotak penalti.
