HUT ke-479 Kota Semarang, Pemkot Siapkan 17 Kado Hebat bagi Warga

HUT ke-479 Kota Semarang, Pemkot Siapkan 17 Kado Hebat bagi Warga

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Selasa, 14 Apr 2026 08:20 WIB
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. Foto: Dok. Pemkot Semarang
Semarang -

Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang menyiapkan sejumlah 'kado' untuk warga dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-479 Kota Semarang. Adapun 'kado' yang dapat dinikmati langsung oleh warga seperti akses gratis BRT Trans Semarang hingga sarana olahraga.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng menerangkan, tema 'Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat' bukan sekadar kata, tetapi juga langkah memadukan tradisi dan transformasi modern.

"Tema 'Semarang Bergerak, Semarang Semakin Hebat' bukan sekadar slogan. Ini adalah gerak kolektif yang mengintegrasikan akar tradisi dengan transformasi modern. Energi ini kita arahkan untuk mewujudkan visi besar: Semarang sebagai kota yang bersih, sehat, cerdas, makmur, dan tangguh di usianya yang ke-479," kata Agustina dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Adapun 17 kado yang telah disiapkan Pemkot Semarang merupakan cerminan dari lima pilar, yakni bersih, sehat, cerdas, makmur, dan tangguh.

Warga Kota Semarang dapat mengakses sarana olahraga mulai dari Gedung Tri Lomba Juang, Lapangan Tambora, GOR Manunggal Jati, hingga Padepokan Pencak Silat Gunung Talang pada momen tertentu. Lapangan sepak bola Sidodadi juga memberikan diskon tarif sebesar 50 persen lada 2 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

Pada 1-5 Mei 2026, warga dapat mengakses BRT Trans Semarang di seluruh koridor secara gratis.

"Ini menjadi data penting bagi kami untuk merancang subsidi lintas angkutan di masa depan," ujar Agustina.

Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng.Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng. Foto: Dok. Pemkot Semarang

Selain itu, tarif parkir didiskon menjadi hanya Rp 479 bagi pengguna QRIS. Nilai simbolis ini mengingatkan warga pada usia kota sekaligus mendorong transisi menuju pembayaran nontunai yang lebih efisien.

Pada sektor layanan dasar, Pemkot Semarang memberikan diskon sambungan air bersih Rp 550 ribu per kepala keluarga dengan syarat minimal 10 KK dalam satu kelompok. Program ini menyasar permukiman padat yang selama ini terkendala biaya pemasangan baru.

Pemkot Semarang juga menyediakan layanan air tangki gratis selama 2026 untuk daerah rawan bencana, kekeringan, dan kebutuhan kegiatan keagamaan. Pemkot Semarang juga memberikan diskon 10 persen layanan sedot tinja dengan kuota terbatas.

Agustina menekankan, kado-kado tersebut diberikan berdasarkan data yang ada.

"Kami tidak asal bagi. Setiap program didasarkan pada keluhan yang masuk lewat saluran partisipasi warga, media sosial, hingga musrenbang. Inilah bentuk kehadiran negara yang responsif," jelasnya.

Kemudian, seluruh objek wisata di Kota Semarang digratiskan pada 2 Mei 2026. Pemkot Semarang juga bakal menghadirkan program Layanan Mudah dan Cepat Perizinan Online atau LAMP1ON pada 5 Mei 2026 untuk memberikan kemudahan dan diskon layanan laboratorium serta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

"Perizinan yang rumit selama ini menjadi salah satu hambatan utama UMKM. Kami potong simpulnya," tegas Agustina.

Pemkot Semarang juga bakal memfokuskan bantuan untuk ibu hamil risiko tinggi dan bayi berat lahir rendah (BBLR) di tiga kecamatan prioritas pada 5-7 Mei 2026. Juga skrining kesehatan gratis untuk lansia dan kelompok usia produktif disediakan di 40 puskesmas.

Ada pula program Jemput Bola Perizinan dan Penguatan Ekonomi Kreatif atau Jempol Pak Kuat untuk pelaku UMKM. Program tersebut merupakan layanan jemput bola perizinan Pemberdayaan Sosial dan Terpadu (PSAT), fasilitas kemasan gratis, serta uji bahan berbahaya di sejumlah lokasi hingga akhir Mei 2026. Dalam praktiknya, petugas akan datang langsung ke sentra-sentra industri kecil untuk memproses perizinan dan memberikan sertifikasi produk.

Di sisi lingkungan, warga diajak menukar botol bekas dengan bibit tanaman atau produk ramah lingkungan. Melalui program tersebut, Pemkot Semarang mengajak warga mengurangi sampah plastik sekaligus menghijaukan kota.

Job Fair pada 6-7 Mei 2026 juga disiapkan untuk menjembatani pencari kerja dengan perusahaan-perusahaan.

Pemkot Semarang pun bakal mendatangi sekolah dan komunitas untuk layanan administrasi kependudukan seperti perekaman e-KTP bagi pelajar, Kartu Identitas Anak (KIA), dan e-KTP khusus bagi penyandang disabilitas.

Refleksi di Usia 479 Tahun

Sejarawan Universitas Diponegoro, Prof Singgih Tri Sulistiyono, menilai usia 479 tahun bukanlah pencapaian biasa bagi sebuah kota di Indonesia.

"Semarang telah melalui masa kolonial, revolusi, orde lama, orde baru, hingga reformasi. Setiap lapisan sejarah meninggalkan jejak fisik dan sosial. Tantangannya sekarang adalah bagaimana merawat warisan itu sambil melompat ke masa depan," kata Singgih.

Visi bersih, sehat, cerdas, makmur, tangguh yang digaungkan Agustina, menurut Singgih, adalah jawaban atas tuntutan kota abad ke-21.

"Kota tangguh tidak hanya soal infrastruktur tahan banjir, tetapi juga ketahanan sosial warganya. Itu yang lebih sulit diukur," terang Singgih.

Agustina mengatakan bahwa perjalanan menuju lima pilar itu masih panjang.

"Tapi momentum HUT ke-479 ini adalah awal. Kado-kado yang kami berikan adalah bibit. Kami ingin warga tidak hanya menerima, tetapi juga ikut menanam dan merawat," katanya.




(dil/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads