Pria Semarang Bacok Temannya gegara Kesal Ditagih Utang Rp 50 Ribu Saat Mabuk

Pria Semarang Bacok Temannya gegara Kesal Ditagih Utang Rp 50 Ribu Saat Mabuk

Muhammad Iqbal Al Fardi - detikJateng
Kamis, 07 Mei 2026 10:27 WIB
Kapolsek Candisari, Iptu Rudi.
Kapolsek Candisari, Iptu Rudi. Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJateng
Semarang -

Seorang pria bernama Prasetyo Winarno (45) dibacok temannya yang bernama Adi Kurniawan (27) di Jomblang, Candisari, Kota Semarang. Adi membacok Prasetyo lantaran korban menagih utang sebesar Rp 50 ribu saat mabuk bareng.

Kapolsek Candisari, Iptu Rudi, menerangkan pembacokan itu terjadi pada Rabu (6/5/2026) pukul 08.00 WIB. Rudi menyebut Adi dan Prasetyo merupakan warga Jomblang.

Saat itu keduanya tengah menenggak minuman keras di rumah temannya di Jomblang. Mereka tengah mabuk bareng bersama kedua temannya yang lain.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi kronologisnya saudara Adi dan korban itu minum-minum bersama di rumah temannya bernama nama Apri Winarso. Jadi di tempat saudara Apri Winarso mereka minum-minum bersama dan satu temannya lagi bernama Salopo. Jadi keempat orang itu berteman," kata Rudi saat ditemui detikJateng di Mapolsek Candisari, Kamis (7/5/2026).

Saat menikmati minuman keras itu, Prasetya menagih utang kepada Adi. Adi pun tersinggung dan berdalih membeli rokok ke luar. Namun yang dibawa Adi adalah sebilah parang.

ADVERTISEMENT

"Setelah minum-minum jenis Congyang, saudara Prasetya, korban, menagih hutangnya kepada pelaku sebesar Rp 50 ribu. Kemudian karena pelaku tersinggung pelaku izin mau beli rokok keluar," sebut Rudi.

"Tapi saudara Adi datang kembali dengan membawa Parang. Dia langsung melakukan penganiayaan terhadap korban," lanjut dia.

Korban pun mengalami luka di bagian tangan, punggung, dan kepala. Korban sempat membela diri dengan menangkis parang.

"Untuk kondisi korban lukanya pertama di tangan. Tangan karena dia menangkis. Kemudian di punggung dan di kepala,"

Usai dibacok, korban kemudian ditolong kedua temannya. Korban dibawa ke RS Roemani. Sementara itu pelaku pergi.

"Setelah melakukan penganiayaan pelaku pergi. Kemudian korban ditolong oleh kedua temannya, Salopo dan Apri, membawanya ke Rumah Sakit Roemani," terang Rudi.

Hari itu juga, Adi menyerahkan diri ke Polsek Candisari. Selanjutnya, pelaku telah diserahkan ke Polrestabes Semarang.

"Tak berapa lama untuk pelaku saudara Adi menyerahkan diri ke Polsek. Pelaku ditahan di Polrestabes" katanya.




(afn/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads