Dalam foto yang diterima detikJateng, tampak ruangan itu mempunyai gorden berwarna putih dan dinding dari kayu warna coklat. Foto: dok. Polda Jateng
Terdapat juga sejumlah perabotan seperti sofa, kemudian komputer pribadi (PC), dan meja di sisi yang lain. Foto: dok. Polda Jateng
Polda Jawa Tengah (Jateng) juga menyita meja rias yang dipakai Fabiola Elizabeth sebelum "bertugas" melayani video call (VC) calon korbannya. Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJateng
Polda Jateng mengungkap, perempuan asal Jerman tersebut bergabung dengan komplotan scammer jaringan internasional itu sejak Januari 2026. Foto: Dok. Polda Jateng
Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Artanto, menyebut Fabiola digaji menggunakan kurs dolar Amerika Serikat (AS), dengan gaji antara Rp 7-30 juta tergantung hasil kerjanya. Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJateng
"Gajinya itu dalam bentuk dolar. Namun ini variatif gajinya tergantung daripada hasil yang dia dapat dari korban," beber Artanto, Kamis (4/6/2026). Foto: Whisnu Pradana