FDC Dental Clinic membuka klinik di Kota Solo. Klinik ke-74 ini menggandeng CT Arsa Foundation untuk memberikan dampak yang lebih luas.
"Kami memiliki kolaborasi jangka panjang dengan CT Arsa yang didirikan oleh Chairul Tanjung. Harapannya, melalui foundation ini, kami bisa memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat Solo," kata Strategic Office Manager, Ubay Syakhisk Arbi Mohamad saat ditemui awak media di klinik FDC Dental Clinic di Jalan Slamet Riyadi, Jumat (16/10/2026).
Ubay mengatakan kolaborasi ini diharap bisa menjangkau anak-anak dan ibu-ibu agar tergerak memeriksakan gigi.
"Kolaborasi tersebut tidak hanya melalui tiga pilar yang telah disebutkan, tetapi juga dengan berbagai komunitas, mulai dari kelompok ibu-ibu hingga anak-anak. Semakin luas dan semakin banyak masyarakat Solo yang tergerak untuk memeriksakan giginya," ujar dia.
Ubay menyebut kebutuhan terhadap layanan kesehatan masih terbuka lebar. Menurutnya, sekitar 80 persen masyarakat Indonesia memiliki masalah gigi.
"Kalau melihat populasi Solo yang kurang lebih satu juta jiwa, tentu ada potensi kebutuhan layanan kesehatan gigi yang besar. Kami optimistis fasilitas yang dimiliki FDC dapat membantu masyarakat Solo mendapatkan akses layanan kesehatan gigi yang lebih baik," jelasnya.
Sementara itu CEO dan Founder FDC Dental Clinic, Drg Ita Lestari, mengatakan FDC tidak hanya berfokus pada pelayanan di klinik, tetapi juga berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai program kolaborasi.
"Dalam bidang pendidikan dan sosial budaya, misalnya, kami menghadirkan penari dari SMKN 1 Kasihan, Bantul. Tujuannya untuk memberikan ruang kolaborasi sekaligus mendukung pengembangan potensi di bidang seni dan pendidikan," kata Ita.
Selain mendukung pengembangan seni dan pendidikan, FDC juga memberikan beasiswa kepada mahasiswa perguruan tinggi, termasuk mahasiswa Politeknik Kesehatan (Poltekkes) dan Fakultas Kedokteran Gigi (FKG).
Saat ini, FDC juga tengah menjajaki kerja sama dengan Poltekkes yang tersebar di 28 provinsi di Indonesia. Kerja sama tersebut diharapkan dapat memperluas kolaborasi di bidang pendidikan dan kesehatan.
Di bidang pelayanan kesehatan, FDC menghadirkan program FDC Smile Bus. Melalui program tersebut, FDC berupaya mendekatkan layanan kepada masyarakat dengan menjemput pasien, bukan hanya menunggu pasien datang ke klinik.
"Kami memiliki program FDC Smile Bus. Melalui program ini, kami menjemput pasien, bukan hanya menunggu pasien datang ke klinik," ujarnya.
Di sisi lain, pihaknya memilih membuka cabang di Solo lantaran perkembangan ekonomi yang semakin masif.
"FDC memilih membuka cabang di Solo seiring dengan perkembangan kota ini, baik dari sisi ekonomi maupun pemerintahan yang turut mendorong sektor wellness, kesehatan, dan ekonomi kreatif. Hal tersebut menjadi salah satu alasan kami memilih Solo," kata Ita.
"Selain itu, kami ingin memperluas standar pelayanan FDC ke Kota Solo. FDC hadir untuk menjadi solusi atas masalah yang selama ini dirasakan masyarakat, yakni layanan dokter gigi yang dianggap mahal, menakutkan, dan membutuhkan waktu lama," sambungnya.
Penjelasan CT Arsa Foundation
Head of Remote Area CT Arsa Foundation, Didi Putri, mengatakan kerja sama tersebut berangkat dari kepedulian terhadap kesehatan gigi anak-anak berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Menurutnya, para siswa tidak hanya dituntut unggul dalam bidang akademik, tetapi juga kerap mengikuti kegiatan di luar sekolah dan melakukan presentasi. Karena itu, kesehatan gigi menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan untuk menunjang kepercayaan diri mereka.
"Jadi, mereka pengin anak-anak yang pintar, yang cerdas, yang mungkin dari keluarga prasejahtera ini juga punya tingkat kepercayaan diri yang bagus," kata Didi.
Dia menjelaskan, para siswa SMA Unggulan CT Arsa Foundation memiliki berbagai kegiatan yang mengharuskan mereka tampil di depan orang lain. Melalui dukungan kesehatan gigi, diharapkan para siswa dapat lebih percaya diri saat mengikuti kegiatan tersebut.
"Jadi, korelasinya adalah bagaimana CT Arsa Foundation bisa membantu anak-anak prasejahtera ini menjadi lebih percaya diri terkait kesehatan gigi," ujarnya.
Didi mengatakan, hingga saat ini pemeriksaan gigi bagi para siswa belum dilakukan. Sebab, kerja sama tersebut masih dalam tahap awal dan baru dibicarakan saat peresmian FDC Dental Clinic.
Meski demikian, pihaknya telah berdiskusi mengenai rencana kunjungan tim klinik gigi ke SMA Unggulan CT Arsa Foundation yang berada di Sukoharjo.
"Kami sudah ngobrol, mungkin dalam waktu dekat akan ada kunjungan dari klinik gigi ini menuju ke sekolah SMA Unggulan CT Arsa Foundation yang ada di Sukoharjo," pungkasnya.
Simak Video "Video: Seluruh Siswa SMA Unggulan CT Arsa Sukoharjo Lulus, 3 Diterima di LN"
(dil/afn)