Bocah tenggelam bernama Aditya Noval Abiyu (12) di Banjir Kanal Barat (BKB), Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang, telah ditemukan. Adapun korban ditemukan dalam kondisi meninggal.
"Iya betul Mas. Pukul 22.45 WIB korban ke-2 atas nama Aditya Noval Abiyu telah diketemukan dalam kondisi MD (meninggal dunia). Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka," kata Kepala Bidang Operasi Basarnas Kota Semarang, Moel Wahyono, kepada detikJateng melalui pesan singkat, Sabtu (3/10/2026) pukul 23.20 WIB.
Sementara itu, anggota Basarnas Semarang, Eryadimas, menerangkan petugas mulanya menemukan tangan korban di permukaan sungai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketemunya tangannya naik sedikit (di permukaan sungai)," kata petugas yang turut mengevakuasi korban itu kepada detikJateng melalui pesan singkat malam ini.
Selanjutnya, Humas Basarnas Semarang, Zulhawary Agustianto, membenarkan korban telah sampai di rumah duka. Adapun rumah duka berada di Panggung Kidul, Semarang Utara.
"Sudah, Mas," katanya mengonfirmasi.
Diberitakan sebelumnya, dua bocah dilaporkan tenggelam di Banjir Kanal Barat , Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang. Petugas Basarnas telah menemukan satu korban, sementara satu lainnya masih dicari.
"Pada pukul 17.00 WIB atas nama Adi Pratama (12) ditemukan wafat. Masih di seputaran lokasi masih di dasar sungai," kata Kepala Bidang Operasi Basarnas Kota Semarang, Moel Wahyono kepada detikJateng di lokasi.
Moel menerangkan dua korban bernama Adi Pratama dan Adit yang masih berusia 12 tahun. Saat itu keduanya bersama kedua temannya sedang mandi di BKB pada pukul 12.30 WIB.
"Kronologi empat anak sekitar jam 12.30 mandi di seputaran Bendung Gerak Kokrosono," kata Moel.
Namun, Adi dan Adit tenggelam. Kedua temannya berupaya menolong mereka namun tidak berhasil.
"Dua orang tenggelam. Saksi atau teman berusaha menolong tapi tidak tertolong. Keduanya tidak terjangkau (tidak bisa berenang) akhirnya tidak selamat," ucapnya.
Lalu, kedua temannya pulang untuk melaporkan kejadian tersebut ke orang tua mereka. Kemudian laporan masuk ke Basarnas Kota Semarang.
"Karena merasa takut, korban selamat pulang dan menceritakan kepada orang tua bahwa dua temannya tenggelam," tuturnya.
Basarnas sampai di lokasi pada pukul 16.00 WIB. Mereka langsung melakukan penyisiran di BKB.
"Tim SAR baru mendapat laporan sekitar 15.30 WIB. Pencarian sejak jam 4 dengan cara paralel. Dengan perahu karet juga," terang Moel.
