Jukir Aniaya Pemotor Saat Keributan di Jalan Pahlawan Semarang Ditangkap

Jukir Aniaya Pemotor Saat Keributan di Jalan Pahlawan Semarang Ditangkap

Arina Zulfa Ul Haq - detikJateng
Rabu, 02 Sep 2026 17:26 WIB
Viral keributan pecah di Jalan Pahlawan, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Minggu (30/8/2026) dini hari.
Viral keributan pecah di Jalan Pahlawan, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Minggu (30/8/2026) dini hari. Foto: dok. Polrestabes Semarang
Semarang -

Keributan terjadi di Jalan Pahlawan, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang beberapa waktu lalu. Polisi menciduk seorang juru parkir yang terlibat peristiwa ini.

Kanit Resmob Sat Reskrim Polrestabes Semarang, AKP Dwi Yudi Setiawan, mengatakan penangkapan dilakukan oleh Sat Reskrim Polrestabes Semarang dan Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Jawa Tengah.

"Kejadian viral di depan Gedung Pramuka, Jalan Pahlawan, Kelurahan Pleburan, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Minggu (30/1)," kata Dwi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pada hari yang sama, seorang pelaku berinisial RJP (31), warga Karangturi yang berprofesi sebagai tukang parkir diamankan oleh kepolisian," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

Dwi menjelaskan, peristiwa bermula saat korban dengan teman perempuannya mengendarai sepeda motor dari arah depan SMK Negeri 4 Semarang. Tiba-tiba, korban diadang oleh sejumlah orang.

"Dalam perjalanan, korban diteriaki oleh tiga orang yang mengendarai dua sepeda motor dan meminta korban berhenti," kata Dwi.

Tampang juru parkir yang diamankan karena menjadi pelaku keributan di Jalan Pahlawan, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang. Foto diunggah Rabu (2/9/2026).Tampang juru parkir yang diamankan karena menjadi pelaku keributan di Jalan Pahlawan, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang. Foto diunggah Rabu (2/9/2026). Foto: dok. Polrestabes Semarang

Korban pun sempat mengabaikan teriakan tersebut, hingga akhirnya berhenti di depan Gedung Pramuka. Cekcok pun terjadi hingga berujung pada peristiwa pengeroyokan.

"Tiga orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan kemudian melarikan diri setelah melakukan penyerangan terhadap korban," ucapnya.

Jukir Mabuk Aniaya Korban

Rupanya, keributan itu menarik perhatian pelaku, yang merupakan juru parkir sekitar Gedung Pramuka, yang diduga tengah dalam kondisi mabuk. Pelaku tiba-tiba menembakkan airsoft gun kepada korban.

"Pria yang bekerja sebagai tukang parkir di sekitar lokasi diduga dalam pengaruh minuman keras, kemudian melakukan tindakan kekerasan dengan menodongkan serta menembakkan airsoft gun ke arah korban," ucapnya.

Teman perempuan korban pun langsung melindungi korban seperti yang terlihat di dalam video yang beredar di medsos. Namun, pelaku justru menyiramkan minyak sayur yang panas ke arah korban.

"Siraman tersebut justru mengenai teman perempuan korban hingga menyebabkan luka bakar pada bagian belakang tubuhnya," jelasnya.

Berdasarkan pemeriksaan terhadap pelaku, pelaku telah mengakui adanya pemukulan, penembakan dengan aisoft gun, serta menyiram minyak panas.

"Selanjutnya pelaku beserta barang bukti kami amankan untuk menjalani proses penyidikan di Polrestabes Semarang," jelasnya.

Sementara itu, korban juga mengaku tidak mengenal tiga pelaku yang melakukan pengeroyokan maupun juru parkir yang telah diamankan. Pihak kepolisian pun masih mencari tiga pelaku pengeroyokan.

"Untuk tiga pelaku yang melakukan pengeroyokan, sampai saat ini masih kami lakukan pencarian," terangnya.

Adapun akibat kejadian itu, korban laki-laki mengalami luka pada bagian bibir akibat pemukulan, dan luka akibat tembakan airsoft gun di paha dan leher, yang menyebabkan kemerahan.

"Sementara teman perempuan korban mengalami luka bakar akibat terkena siraman minyak panas," kata Dwi.

Ia mengatakan, pihaknya telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit airsoft gun warna hitam merek Pietro Beretta, empat butir peluru gotri airsoft gun, satu tas selempang warna hitam, topi warna hitam, kartu anggota Perbakin Jaguar Shooting Club.

"Kami mengimbau tiga pelaku pengeroyokan agar segera menyerahkan diri dan tidak mengulangi perbuatan yang dapat merugikan orang lain," ucapnya.

"Kami juga mengajak masyarakat yang mengetahui keberadaan maupun identitas pelaku untuk menyampaikan informasi kepada kepolisian," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, video yang dinarasikan adanya keributan terjadi di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Minggu (30/8) dini hari viral di media sosial. Polisi masih melakukan penyelidikan dan menunggu laporan korban kejadian tersebut.

Insiden itu ramai usai diunggah akun Instagram @beritasemaranghariini. Dalam video tampak sejumlah orang berkumpul di sekitar kedai kaki lima.

"Keributan terjadi di kawasan Jalan Pahlawan Kota Semarang pada Minggu (30/08/2026) dini hari sekitar pukul 01.55 WIB," tulis akun @beritasemaranghariini seperti dilihat detikJateng, Minggu (30/8).

Saat dimintai konfirmasi, Kapolsek Semarang Selatan, AKP Rismanto, membenarkan adanya insiden itu. Ia menjelaskan, korban diduga tiba-tiba dihentikan oleh seseorang saat tengah mengendarai motornya. Korban juga disebut sempat dipukuli.

"Korban lagi naik motor sama temannya. Terus kemudian bertemu beberapa massa dengan kelompok. (Tawuran?) Tidak, itu kendaraan sendiri-sendiri," kata Rismanto saat dihubungi detikJateng, Minggu (30/8).



(apu/afn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads