Mayat Wanita Korban Pembunuhan di Demak Sudah Kaku Saat Ditemukan Terbakar

Mayat Wanita Korban Pembunuhan di Demak Sudah Kaku Saat Ditemukan Terbakar

Tim detikJateng - detikJateng
Rabu, 02 Sep 2026 09:15 WIB
Garis polisi terpasang di pos ronda TKP ditemukannya mayat wanita misterius diduga dibunuh di Jalan Raya Purwodadi - Semarang, Kebonagung, Demak.
Garis polisi terpasang di pos ronda TKP ditemukannya mayat wanita misterius diduga dibunuh di Jalan Raya Purwodadi - Semarang, Kebonagung, Demak. Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJateng
Solo -

Kasus pembunuhan wanita yang mayatnya ditemukan terbakar di pos ronda Dukuh Wareng RT 5 RW 3, Desa/Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak, masih menyisakan sejumlah misteri. Mayat wanita itu disebut sudah dalam kondisi kaku saat ditemukan terbakar.

Mayat wanita itu ditemukan warga pada Selasa (1/9) sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu warga melihat api di pos ronda. Saat itu warga belum tahu jika yang terbakar di pos ronda itu adalah sesosok mayat wanita tanpa identitas.

"Menurut keterangan saksi 1, pada saat ingin membeli makan, melihat ada pos ronda yang terbakar tetapi tidak mengetahui kalau ada mayat di pos ronda tersebut," kata Ps Kasi Humas Polres Demak, Iptu Rudi Tri Sayogo saat dihubungi detikJateng, Selasa (1/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemudian saksi 1 memanggil saksi 2 dan saksi 3 untuk ikut mengecek keadaan pos ronda dan diketahui ada mayat tanpa identitas yang sudah kaku," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

Sudah Tewas Sebelum Terbakar

Warga sekitar tidak ada yang mengenal korban. Rudi menjelaskan, ada dugaan korban sudah meninggal saat tubuhnya terbakar.

"Kemungkinan sudah meninggal (saat dibakar), akan tetapi untuk lebih pastinya nunggu pemeriksaan tim medis dari RSU Sultan Fatah," ujar Rudi.

Sederet Luka di Kepala

Rudi mengungkapkan bahwa ada dugaan kekerasan terhadap wanita tersebut. Wanita itu diduga korban pembunuhan. Sebab, ditemukan sejumlah luka di kepala korban.

"Hasil dari forensik, ada beberapa luka di kepala, ada luka senjata tajam juga, ditusuk. Penyebab kematian luka tusuk di bagian kepala belakang yang mengakibatkan patahnya tulang tengkorak," ungkap Rudi.

"Patah tulang tengkorak bagian kiri hingga belakang luka akibat kekerasan benda tumpul," sambungnya.

Rudi menambahkan, luka bakar menyebar di tubuh korban. Skala luka bakarnya yaitu 45 persen.

"Didapat juga luka bakar derajat empat pada kepala sebelah kanan, dada sebelah kanan, tangan kanan, tungkai atas kanan. Derajat dua sampai tiga pada punggung, tungkai atas kiri, depan dan tungkai atas kanan, yaitu total luka bakar ada 45 persen," ungkap Rudi.

Ciri-ciri Korban

Identitas mayat tersebut belum diketahui. Polisi menjelaskan ciri-ciri korban agar warga yang kehilangan anggota keluarga bisa mengenali dan melapor.

"Ciri-ciri dari korban tersebut yaitu seorang perempuan usia kurang lebih 40 tahun. Tinggi tubuh atau tinggi badan sekitar 147 cm, perawakan pendek sedikit gemuk," ujar Rudi.

Rudi menuturkan ada sejumlah barang yang melekat pada tubuh korban serta barang-barang lain yang ditemukan di TKP, mulai dari pakaian hingga sandal slop.

"Pakaian ini ada baju hijau ukuran S, handuk merek Pamelo warna biru, celana 3/4 warna hitam bergambar logo Pain dalam serial Naruto. Kaus krem, ada stiker gambar kepala beruang. Sandal slop warna hitam merek Lauvo nomor 37," terang Rudi.

Rudi mengimbau kepada masyarakat yang mengenali ciri ciri tersebut untuk melapor ke Call Center Polri 110 atau datang ke kantor polisi terdekat.

Mayat korban dibawa ke RS Sultan Fatah Demak. Autopsi dilakukan oleh Biddokes Polda Jateng untuk mengetahui penyebab pasti kematian.



(dil/ahr)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Hide Ads