Fosil hewan purba ditemukan seorang petani Desa Honggosoco, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus. Fosil yang diduga jenis gajah atau rusa itu ditemukan di tepian Sungai Piji.
Petani yang menemukan fosil, Sugeng (46), warga Honggosoco, mengatakan fosil itu ditemukan saat dirinya mengambil rumput di lokasi pada Senin (3/8). Selanjutnya, Sugeng menghubungi peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang tengah melakukan penelitian di wilayah Situs Purbakala Patiayam Kudus.
"Waktu itu saya ambil rumput, kok tahu ada fosil, terus saya menghubungi orang BRIN terus ke sini," tutur Sugeng saat ditemui wartawan di lokasi, Selasa (4/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sugeng menambahkan, fosil itu ditemukan di dalam tanah dekat Sungai Piji. Fosil itu lalu diekskavasi untuk dilakukan penelitian lebih lanjut.
"Kondisi tertanam di dalam tanah dekat dengan sungai," jelasnya.
Penjelasan BRIN
Peneliti dari BRIN, Bagas, menjelaskan pihaknya mendapatkan informasi adanya warga yang menemukan fosil fauna di dekat Sungai Piji. BRIN langsung meluncur ke lokasi begitu mendapatkan informasi mengenai penemuan fosil tersebut.
"Kami mendapatkan informasi dari masyarakat lokal Pak Sugeng memberi tahu ada temuan fosil fauna di kali Piji Desa Honggosoco, Kecamatan Jekulo," ujar Bagas kepada wartawan di lokasi.
Bagas menyampaikan, kondisi penemuan di daerah sungai memiliki tingkat transformasi dan perpindahan yang cukup tinggi. Perubahan debit air maupun banjir berpotensi membawa fosil tersebut dari lokasi asalnya.
"Lokasinya di tepian sungai ini sangat memungkinkan itu formasi tua. Karena temuan di sungai itu, unsur transformasi itu perpindahan sangat tinggi dengan debit air berubah, bisa saja banjir, fosil fauna ini sangat memungkinkan terbawa," terang Bagas.
Baca juga: Akun Instagram Damkar Semarang Kena Retas |
Berdasarkan identifikasi awal, kata Bagas, fragmen yang ditemukan merupakan bagian dari ruas tulang belakang atau vertebrata. Fragmen ini diduga dari spesies hewan purba berukuran besar.
"Ini bentuk ruas tulang belakang vertebrata hewan cukup besar, jenis Elephas atau gajah, atau rusa kami belum tahu," jelasnya.
Saat ini temuan fosil tersebut telah diamankan oleh tim peneliti untuk pemeriksaan dan analisis paleontologi lebih mendalam.
"Nanti akan kita sampaikan kepada ahli paleontologi yang lebih paham," pungkasnya.
