Video pemuda jualan es krim di puncak Gunung Andong jadi viral di media sosial. Begini penjelasan pengelola Basecamp Gunung Andong via Pendem, Maglang, soal video itu.
Video pelajar jualan es krim di puncak Gunung Andong itu menuai banyak respons positif di Instagram dan TikTok. Dalam postingan di media sosial itu disebutkan pelajar itu jualan saat hari Sabtu dan Minggu. Dia pertama berjualan pada Sabtu (11/4) lalu.
Sebagian netizen mengaku penasaran dan ingin menikmati sensasi makan es krim di puncak Gunung Andong. Terkait dengan video viral itu, pengelola Basecamp Gunung Andong via Pendem buka suara.
"Awalnya jualan di bawah, dekat gerbang pendakian. Terus naik di atas, respons bagus," kata pengelola Basecamp Gunung Andong via Pendem, Khoirul, saat dihubungi detikJateng, Selasa (21/4/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Khoirul mengatakan, harga es krim itu Rp 5 ribu dan Rp 7 ribu tergantung ukuran wadahnya. Menurut dia, video itu awalnya dibuat oleh salah seorang pendaki yang kemudian diunggah di TikTok.
"Kami ikut merepost (video) itu. Tanggapannya malah positif semua. Banyak yang memberi semangat biar usahanya semakin maju dan pembelinya banyak," ujar Khoirul.
"Iya, (para pendaki) penasaran banget, pengin beli es krim di puncak. Setiap saya cek di Instagram banyak yang DM. Penasaran, mau beli sama es krim yang di puncak," imbuh dia.
(dil/afn)
