Israel Masih Serang Lebanon Usai Gencatan Senjata AS-Iran, Trump: Tidak Apa-apa

Internasional

Israel Masih Serang Lebanon Usai Gencatan Senjata AS-Iran, Trump: Tidak Apa-apa

Rolando Fransiscus Sihombing - detikJateng
Kamis, 09 Apr 2026 08:56 WIB
US President Donald Trump holds a press conference at the White House in Washington, DC, April 6, 2026. (Reuters)
Presiden AS Donald Trump Foto: Reuters
Solo -

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menanggapi Israel yang masih terus menyerang Lebanon. Ia menyebut insiden itu tidak termasuk kesepakatan gencatan senjata antara AS dan Iran.

"Ya, itu tidak termasuk dalam kesepakatan," kata Trump kepada PBS News Hour dalam panggilan telepon, detikNews dari CNN, Kamis (9/4/2026). "Karena Hizbullah. Mereka tidak termasuk dalam kesepakatan. Itu juga akan diatasi. Tidak apa-apa."

Seorang pejabat senior Gedung Putih mengungkapkan Tel Aviv sepakat menangguhkan pengebomannya sementara negosiasi berlanjut. Namun, Trump tampaknya menerima bahwa Israel akan terus menyerang Lebanon.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Iran sedang mempertimbangkan tanggapannya terhadap apa yang dianggapnya sebagai pelanggaran gencatan senjata Israel terhadap Lebanon, menurut sumber keamanan yang tidak disebutkan namanya yang berbicara kepada kantor berita Fars, sebuah media yang berafiliasi dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

ADVERTISEMENT

"Iran sedang dalam proses mengerjakan tanggapannya untuk melakukan operasi pencegahan terhadap posisi militer Israel di wilayah pendudukan," kata sumber tersebut.

Sumber itu melanjutkan bahwa serangan tersebut menunjukkan Trump tidak bisa "mengendalikan" Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, atau AS tampaknya "memberi kebebasan bertindak kepada rezim Zionis".

Sumber lain yang berbicara kepada kantor berita Tasnim yang berafiliasi dengan negara mengatakan bahwa angkatan bersenjata Iran "sedang mengidentifikasi target" untuk menanggapi serangan Israel terhadap Lebanon, mengancam akan menarik diri dari perjanjian gencatan senjata jika serangan tersebut berlanjut.

"Jika AS tidak dapat mengendalikan pengawasnya di kawasan itu, Iran akan secara luar biasa membantunya dalam hal ini! Dan itu, dengan paksa."

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif sebelumnya mengatakan bahwa Lebanon termasuk dalam gencatan senjata antara Israel, Amerika Serikat, dan Iran, tetapi militer Israel mengatakan serangan terhadap Hizbullah di Lebanon akan terus berlanjut.




(apu/ahr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads