Segini Harta Kekayaan Syamsul Auliya Bupati Cilacap yang Kena OTT KPK

Segini Harta Kekayaan Syamsul Auliya Bupati Cilacap yang Kena OTT KPK

Tim detikJateng - detikJateng
Jumat, 13 Mar 2026 17:57 WIB
Syamsul Auliya Rachman Bupati Cilacap
Syamsul Auliya Rachman Bupati Cilacap. (Foto: Dok. Laman Pemkab Cilacap)
Solo -

Nama Syamsul Auliya Rachman tiba-tiba jadi sorotan publik. Bupati Cilacap periode 2025-2030 ini diberitakan terkena operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK) di Kabupaten Cilacap.

Dilansir detikNews, operasi tersebut berhasil menjaring 27 orang termasuk Bupati Cilacap. Hal ini disampaikan oleh Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan di gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (13/3/2026).

"Hari ini tim mengamankan sejumlah 27 orang, salah satunya adalah Bupati Cilacap," terang Budi Prasetyo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lantas, seberapa banyak harta kekayaan Syamsul Aulia Bupati Cilacap yang kini terjaring OTT KPK? Segini nilainya.

ADVERTISEMENT

Harta Kekayaan Syamsul Auliya Bupati Cilacap

Syamsul Auliya terakhir kali melaporkan harta dan kekayaannya pada 19 Januari 2026 kepada KPK dalam periode pelaporan tahun 2025. Dalam data Laporan harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), menunjukkan angka Rp 12.039.790.782 sebagai total kekayaan bersih Syamsul Auliya.

Nominal 12 milyar tersebut merupakan akumulasi dari berbagai macam bentuk harta, dari harta yang bergerak dan harta tidak bergerak. Secara rinci, Syamsul Aulia memiliki tanah dan bangunan dengan nominal Rp 8.150.000.000 yang tidak tercantum lokasinya di mana, kemudian ada tanah dan bangunan seluas seluas 3.234 mΒ²/1.000 mΒ² di Kabupaten Cilacap dengan nilai Rp 8.000.000.000. Masih di Cilacap, Syamsul Aulia juga memiliki tanah lain seluas 140 mΒ² dengan taksiran Rp 150.000.000.

Di bidang otomotif, Bupati Cilacap ini memiliki alat transportasi dan mesin senilai Rp 1.400.000.000. Di garasinya, ia memiliki mobil Toyota minibus tahun 2021 dengan keterangan hibah tanpa akta yang nilainya Rp 900.000.000. Ia juga punya mobil Toyota SUV tahun 2025 hasil sendiri seharga Rp 500.000.000.

Selain itu, Syamsul Aulia menyimpan harta bergerak lainnya dengan nilai Rp 360.000.000. Di sisi lain, ada kas dan setara kas yang ia kantongi dengan taksiran Rp 1.295.400.782. Masih dalam laporan LHKPN yang sama, ia juga mencantumkan harta lainnya yang tidak disebutkan secara spesifik dengan nilai Rp 1.050.000.000.

Semua kekayaan tersebut jika ditotal akan mencapai Rp 12.255.400.782. Namun, Syamsul juga melaporkan bahwa dirinya memiliki utang sebesar Rp 215.610.000. Dengan demikian, total harta dan kekayaan Bupati Cilacap ini adalah Rp 12.039.790.782 jika dikurangi utang.

Riwayat Hidup Syamsul Auliya Bupati Cilacap

Dalam data KPU RI, Syamsul Aulica Rachman merupakan lulusan SMA Negeri 1 Cilacap. Ia memulai masa SMA-nya di tahun 2000 dan berhasil menuntaskannya tiga tahun kemudian. Ia kemudian memulai pendidikan tingginya di program Sarjana Sains Terapan Pemerintahan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) pada 2004 dan lulus pada 2008.

Selesai di IPDN, ia lanjut berkuliah di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dalam program Magister Sains dengan masa studi tiga tahun dari 2010 sampai 2013. Selama mengambil S2, ia menjabat Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Kasi Trantibum) Kecamatan Kedungreja pada tahun 2012.

Setahun berikutnya, ia naik jabatan dengan memegang posisi Kepala Subbagian Otonomi Daerah dan Kerja Sama Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Cilacap. Empat tahun berselang, karier Syamsul Auliya semakin gemilang. Diinformasikan laman DLH Kabupaten Cilacap, ia terpilih sebagai Wakil Bupati Cilacap periode 2017-2022 mendampingi Tatto Suwarto Pamuji selaku Bupati Cilacap.

Selama menjabat sebagai Wabup Cilacap, ia kembali ke IPDN dan memulai pendidikan doktoralnya pada tahun 2018 dan lulus pada 2021. Di tahun 2024, ia maju ke Pilkada Serentak sebagai calon Bupati Cilacap dengan Ammy Amalia Fatma Surya sebagai wakil. Mereka berhasil meraih suara tertinggi dan resmi menjabat Bupati dan Wakil Bupati Cilacap periode 2025-2030.

Kini, tepat pada Jumat, 13 Maret 2026, Syamsul Aulia diamankan oleh KPK dalam OTT yang mereka lakukan. Kembali mengutip detikNews, ia bukan satu-satunya yang ditangkap, totalnya ada 27 orang terjaring yang terdiri dari penyelenggara negara dan swasta.




(sto/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads