Atap SPPG Mangkang Kulon Semarang Porak Poranda Disapu Angin Kencang

Atap SPPG Mangkang Kulon Semarang Porak Poranda Disapu Angin Kencang

Ardian Dwi Kurnia - detikJateng
Rabu, 18 Feb 2026 15:16 WIB
Atap SPPG Mangkang Kulon rusak diterjang angin kencang yang terjadi di Kota Semarang siang tadi, Rabu (18/2/2026).
Atap SPPG Mangkang Kulon rusak diterjang angin kencang yang terjadi di Kota Semarang siang tadi, Rabu (18/2/2026). (Foto: Ardian Dwi Kurnia/detikJateng)
Semarang -

Atap sebuah SPPG di Jalan Kyai Gilang, Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, rusak diterjang angin kencang. Dapur makan bergizi gratis (MBG) ini belum beroperasi.

Pantauan detikJateng di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB, kanopi depan dan atap bagian depan yang berbahan baja ringan di SPPG ini rusak tergulung ke arah belakang.

Suasana di SPPG dan sekitarnya relatif sepi. Tampak petugas BPBD bersama perangkat desa mendatangi lokasi untuk melakukan pendataan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu saksi mata, Taufik menceritakan detik-detik atap SPPG itu rusak diterjang angin. Ia mengatakan hujan deras dan angin kencang di wilayah ini mulai terjadi sekitar pukul 10.00 WIB.

"Angin kenceng banget sama hujan sekitar jam 10.00 WIB," kata Taufik saat ditemui di lokasi, Rabu (18/2/2026).

ADVERTISEMENT

Taufik sedang berteduh saat atap SPPG itu diterjang angin. Ia mengaku mendengar suara keras saat peristiwa itu terjadi.

"Terus jam 10.30 an itu saya denger gruduk gruduk gruduk suaranya dari sebelah. Saya posisi lagi di sini (menunjuk rumah di sebelah SPPG), neduh. Saya lagi kerja bangunan di sebelah," ujar Taufik.

"Saya lihat atapnya sudah rusak, terus masih hujan sampai sekitar jam 11.00 WIB," sambungnya.

Di tempat yang sama, Asisten Lapangan SPPG Mangkang Kulon, Fauzan mengatakan kerusakan ini terjadi karena angin kencang yang menerpa dari area persawahan yang berada di depan dapur MBG itu.

"Anginnya itu badai, kalau dilihat dari kondisinya itu dari arah barat ke timur anginnya itu, sementara ini enggak ada pohon jadi ya langsung jadi korbannya kanopi depan ini," kata Fauzan.

Fauzan mengatakan SPPG ini hanya mengalami kerusakan pada bagian atapnya. Barang-barang lain yang berada di dalam kondisinya aman.

"Ini cuman bagian kanopi aja sama (atap) depan sedikit untuk di dalam barang-barang semua aman enggak ada ada yang rusak," tutur Fauzan.

"Bagian dalam enggak ada kerusakan cuman karena bocor, cuman air aja dan enggak sampai ke komputer atau ke elektronik semua masih aman. Saya cek dapur juga bersih, ya tinggal bersihin bagian bawah, cuma kan ini kita selesaiin bagian atas dulu," tambahnya.

Dapur MBG ini baru selesai dibangun dan belum melayani penerima manfaat. Rencananya, pekan depan dapur ini sudah mulai beroperasi.

"Kita belum operasional. (Rencananya mulai) operasi tanggal 23 (Februari), untuk penerima manfaat kita di tiga sekolah itu 850-an (orang)," tutur Fauzan.

Fauzan mengungkapkan, kerusakan tersebut bakal diperbaiki segera mulai hari ini. Untuk mengantisipasi kejadian ini terulang, pihaknya bakal memperbaiki atapnya dengan lebih baik.

"Estimasi kerugian Rp 7-10 juta. Jadi mulai nanti malam perbaikan hingga kita target di Sabtu. Minggu untuk persiapan (penyajian MBG di hari) Senin. Sabtu sudah selesai (perbaikannya)," tutur Fauzan.

"Untuk antisipasi (agar tidak terulang kembali kejadian ini), kita coba perbaiki lebih baik lagi," pungkasnya.




(alg/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads