Korban Gesekan dengan Suporter di Jalan Jogja-Solo Lapor Polres Klaten

Korban Gesekan dengan Suporter di Jalan Jogja-Solo Lapor Polres Klaten

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Sabtu, 07 Feb 2026 17:42 WIB
Ilustrasi tawuran
Ilustrasi keributan. Foto: Ilustrasi oleh Edi Wahyono/detikcom
Klaten -

Perkara keributan antara massa yang diduga terjadi antara suporter dengan warga di Jalan Jogja-Solo, Kecamatan Prambanan, Klaten berlanjut. Satu korban melaporkan peristiwa itu ke Polres Klaten.

"Yang bersangkutan domisili di Kalasan, Sleman, inisial KN, umur 23 tahun, laki-laki. Yang bersangkutan tidak berafiliasi dengan suporter manapun, hanya kebetulan lewat berpapasan dengan suporter yang meninggalkan wilayah Yogyakarta masuk Klaten," papar Kapolres Klaten AKBP Muhammad Faruk Rozi kepada wartawan, Sabtu (7/2/2026) siang.

Dijelaskan Faruk, korban mengalami luka memar pipi sebelah kiri dan robek pada mulut, tidak ada luka senjata tajam. Korban lapor ke polisi tadi pagi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Korban membuat laporan tadi pagi. Selanjutnya kita akan minta keterangan korban dan saksi-saksi, mengumpulkan barang bukti termasuk pendataan serta penyisiran CCTV," terang Faruk.

ADVERTISEMENT

Garuk menjelaskan, korban mengaku saat berkendara dihentikan beberapa orang lalu dipukul satu atau dua orang lebih. Faruk menegaskan kejadian itu bukan tawuran suporter.

"Kita tegaskan itu bukan tawuran antar suporter tapi antara suporter gesekan dengan pengguna jalan. Jumlah motor suporter sekitar 300," jelas Faruk.

Kepolisian, sebut Faruk, telah melakukan antisipasi pengawalan sejak dari perbatasan Sleman. Bahkan dikawal dengan jalan kaki sampai exit tol Prambanan.

"Kita kawal dengan jalan kaki agar tidak terjadi gesekan sampai exit tol Prambanan. Setelah bus pemain masuk tol, kita kawal dengan kendaraan sampai perbatasan Sukoharjo," sambung Faruk.

Sebelumnya diberitakan, keributan terjadi di jalan Jogja-Solo, sekitar Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Klaten malam ini. Konvoi yang diduga suporter sepak bola terlibat kegaduhan di jalan raya dan viral.

"Anak saya kena kembang api dan tendangan saat bentrok suporter di perempatan Prambanan. Padahal pulang kerja," ungkap seorang warga, Andri kepada detikJateng, Jumat (6/2/2026) malam.

Diceritakan, anaknya pulang kerja arah Klaten sendiri. Saat keributan menjadi korban tapi tidak terluka.

"Kena kembang api dan ditendang sampai jatuh. Diperiksakan ke RS tapi kondisi baik, hanya syok dan pusing serta boleh pulang," jelasnya.

Kejadian tersebut banyak terekam kamera ponsel warga. Kejadian pertama di konvoi dari arah Jogja ke Solo ribut di jalan.



(alg/alg)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads