Polisi Usut Dugaan Palang Tak Tertutup Saat Laka Maut Truk Vs KA di Kebumen

Polisi Usut Dugaan Palang Tak Tertutup Saat Laka Maut Truk Vs KA di Kebumen

Rinto Heksantoro - detikJateng
Rabu, 28 Jan 2026 09:18 WIB
Suasana TKP kecelakaan maut truk vs kereta api di Kebumen, Rabu (28/1/2026).
Suasana TKP kecelakaan maut truk vs kereta api di Kebumen, Rabu (28/1/2026). Foto: Dok KAI Daop 5 Purwokerto
Kebumen -

Kecelakaan maut antara kereta api (KA) Gajayana dan truk tronton di Kebumen mengakibatkan satu orang meninggal dunia. Diduga, kecelakaan terjadi lantaran palang pintu rel tidak tertutup.

Peristiwa kecelakaan yang melibatkan KA Gajayana (35) dan truk tronton dengan Nopol L-8861-UC di JPL 582 petak jalan Prembun-Kutowinangun, Kebumen itu terjadi pada Selasa (27/1/2026) malam sekitar pukul 21.32 WIB. Polisi menyebut, kecelakaan itu terjadi diduga karena palang pintu rel tidak menutup.

Sebelum tertabrak kereta api, truk tronton yang dikemudikan oleh Sutarno (43) warga Desa Jatisaba, Kecanatan Cilongok, Kabupaten Banyumas melaju dari arah timur ke barat atau dari Purworejo ke arah Kebumen. Sesampainya di perlintasan, tertabrak KA Gajayana jurusan Malang-Jakarta yang melaju dari arah selatan ke utara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penampakan truk tertabrak kereta di Kebumen, Rabu (28/1/2026).Penampakan truk tertabrak kereta di Kebumen, Rabu (28/1/2026). Foto: Dok KAI Daop 5 Purwokerto

"Untuk truk tronton berjalan dari arah Purworejo ke arah Kebumen. Sampai di perlintasan rel tersebut, menurut saksi yang di TKP untuk palang tidak tertutup. Itu sementara informasi yang kami dapat dari saksi yang ada di TKP. Kalau untuk petugas (palang pintu) masih perawatan sehingga akan kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut. Untuk penyebab persisnya masih kita dalami," ungkap Kasat Lantas Polres Kebumen, AKP Edi Nugroho saat dihubungi detikjateng, Rabu (28/1/2026) pagi.

ADVERTISEMENT

Setelah tertabrak, truk kemudian terpental menabrak pos penjagaan perlintasan hingga hancur. Truk kemudian terperosok ke parit di samping pos.

"Truk tertemper atau tertabrak kereta dari arah Malang ke Jakarta. Titik bentur di bagian sisi kiri truk bagian belakang. Dilihat dari titik tengah (perlintasan) sampai dengan pos itu sekitar 10 meter. Posnya hancur kena truk habis itu truknya terperosok ke parit," jelasnya.

Diketahui, akibat peristiwa itu, sopir truk meninggal dunia karena mengalami luka parah. Sementara itu dua korban lainnya yakni penumpang truk atas nama Suryanto (54) Desa Tipar kidul, Kecamaran Ajibarang, Kabupaten Banyumas dirawat di RSUD Prembun dan penjaga palang pintu rel KA atas nama Rahman Al Ghazali (23) warga Desa Kalirejo, Kecamatan/Kabupaten Kebumen dirawat di RSUD Kebumen.



(afn/apu)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads