Tedjowulan Sebut Sudah Rembukan dengan Kubu Purbaya soal Pengembangan Keraton

Tedjowulan Sebut Sudah Rembukan dengan Kubu Purbaya soal Pengembangan Keraton

Tara Wahyu NV - detikJateng
Selasa, 20 Jan 2026 14:39 WIB
Tedjowulan Sebut Sudah Rembukan dengan Kubu Purbaya soal Pengembangan Keraton
KGPH Panembahan Agung Tedjowulan hadiri Wilujengan Ruwah di Bangsal Morokoto, Selasa (20/1/2026). Foto: Tara Wahyu/detikJateng
Solo -

KGPH Panembahan Agung Tedjowulan mulai menjalankan tugas sebagai Pelaksana Pelindungan, Pengembangan, atau Pemanfaatan Karaton Solo. Tedjowulan mengatakan sudah mempunyai rencana untuk 5 hingga 10 tahun ke depan untuk Keraton.

Gusti Tedjo mengatakan untuk rencana jangka pendek, dirinya ingin keluarga Keraton rukun. Sehingga pemerintah nantinya juga akan totalitas memberikan kebutuhan Keraton Solo.

"Ya banyak kalau rencananya. Sudah sampai dengan 5 tahun, 10 tahun. Jangka pendek ya rukun dulu. Rukun dulu. Rukun kompak jadi baik, sudah. Jadi pemerintah nanti juga akan totalitas memberikan semua yang diinginkan dari kita," katanya ditemui di Bangsal Morokoto, Selasa (20/1/2026).

Dirinya mengatakan akan bersama-sama dengan keluarga besar membuat perencanaan untuk Keraton Solo. Saat ini, dirinya baru berkomunikasi dengan GRay Koes Murtiyah Wandansari atau Gusti Moeng.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya kan bersama-sama dengan keluarga besar Keraton untuk membicarakan. Karena yang dipercaya saya, kemudian juga dengan Gusti Wandansari (Gusti Moeng), saya selalu berkoordinasi, selalu membuat suatu perencanaan dengan Gusti Wandansari yang secara rutin nantinya secara periodik dilaporkan ke pemerintah," ucapnya.

ADVERTISEMENT

Ia mengaku sudah sering mengajak seluruh keluarga untuk berembug dan berkomunikasi. Termasuk mengajak rembugan dengan pihak Paku Buwono XIV Purbaya.

"Setiap saat, setiap hari saya berkomunikasi. (Termasuk Sasana Putra atau PB XIV Purbaya). Saya sudah ke sana kok, sudah-sudah rembugan baik semuanya. Enggak ada tanda-tanda tidak baik itu. Kalau yang tidak baik itu mungkin agak sakit mungkin," ucapnya.

Hadiri Wilujengan Ruwah

Sementara itu, KGPH Panembahan Agung Tedjowulan menghadiri Wilujengan Ruwah di Bangsal Morokoto bersama PB XIV Mangkubumi dan Ketua Lembaga Dewan Adat (LDA) GRay Koes Murtiyah Wandansari.

Gusti Moeng mengatakan, Wilujengan Ruwah digelar karena akan memasuki bulan puasa. Setelah itu, akan dilanjutkan dengan ziarah ke makam-makam leluhur.

"Alhamdulillah kami Keraton Surakarta Hadiningrat selesai wilujengan nguri-nguri di bulan Ruwah. Di mana bulan Ruwah ini bagi orang Jawa untuk sowan-sowan ke makam-makam karena kita satu bulan lagi menjalankan puasa," ucapnya.

Ziarah pertama dilakukan ke makam Ki Ageng Henis di Laweyan, Solo. Lalu akan dilanjutkan ke makam Ki Ageng Kebo Kenongo.

"Akan dimulai, kita sowan ke makam Ki Ageng Henis besok pagi jam 08.00. Terus selanjutnya ke Eyang Handayaningrat, Ki Pengging, dan ke Butuh Eyang Kebo Kenogo," pungkasnya.




(afn/ahr)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads