Muatan Besi 55 Ton Timpa Mobil di Tol Batang, Polisi Periksa Truk-Kondisi Jalan

Muatan Besi 55 Ton Timpa Mobil di Tol Batang, Polisi Periksa Truk-Kondisi Jalan

Robby Bernardi - detikJateng
Selasa, 06 Jan 2026 10:00 WIB
Muatan Besi 55 Ton Timpa Mobil di Tol Batang, Polisi Periksa Truk-Kondisi Jalan
Penampakan Toyota Voxy remuk dan Mercy tertimbun muatan besi di Tol Batang, Minggu (4/1/2026). Foto: Robby Bernardi/detikJateng
Batang -

Polres Batang saat ini masih mengusut kasus kecelakaan 2 mobil yang tertimpa muatan besi dari truk yang tumpah di Tol Batang. Polisi akan memeriksa truk dan kondisi jalan untuk memastikan penyebab kecelakaan yang menewaskan 1 orang itu.

Kasatlantas Polres Batang AKP Eka Hendra Ardiansyah, Selasa (06/01/2026) menyatakan proses hukum masih terus berjalan meski belum menetapkan tersangka.

"Itu sementara masih kami sidik, tapi untuk sopir kami masih proses berita acara. Kami masih mengumpulkan bukti-bukti," kata Eka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, polisi juga masih menunggu hasil pemeriksaan kendaraan untuk memastikan kondisi teknis kendaraan serta kondisi jalan saat kecelakaan terjadi.

ADVERTISEMENT

"Kami masih menunggu hasil dari ramp cek. Apakah statusnya nanti terjerat pelaku lainnya atau tidak, karena termasuk kondisi jalan juga kami cek semua," jelasnya.

Eka menegaskan, pihak kepolisian berhati-hati dalam menetapkan tersangka.

"Kami masih mengecek faktor-faktor lainnya. Sopir masih kami ambil keterangannya sebagai saksi," ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, kecelakaan lalu lintas terjadi pada Minggu (04/01/2026), sekitar pukul 10.30 wib di ruas jalur Tol Batang-Semarang, KM 354+200 Jalur A, tepatnya masuk di wilayah Desa Karanggeneng, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang.

Kecelakaan melibatkan tiga kendaraan, Truk trailer Hino L 8524 UN, bermuatan besi eser ulir 55 ton yang dikemudikan Jumali warga Rembang, Toyota Voxy B 2826 TYL yang dikemudikan Parimin (67) warga Tangerang dan sebuah sedan Mercedes Benz B 212 DHM, yang dikemudikan Saipullah (64) warga Cibubur.

Kendaraan truk yang melintas di lajur lambat, sesampainya di lokasi kejadian, hilang kendali, kemudian menyenggol dua kendaraan di lajur cepat. Muatan truk berupa besi eser ulir langsung tumpah menimbun kedua kendaraan. Akibat peristiwa itu, satu korban tewas di lokasi kejadian.

Pengemudi truk sempat menyebut kondisi jalan yang kurang bagus menjadi penyebab truknya oleng. Namun pernyataan ini dibantah oleh pengelola tol yang memastikan jalan dalam kondisi layak.




(ahr/dil)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads