Bus Sugeng Rahayu Seruduk Truk Lalu Hantam Ruko di Bangjo Kemudo Prambanan

Achmad Husain Syauqi - detikJateng
Sabtu, 29 Nov 2025 08:37 WIB
Evakuasi bus dan truk kecelakaan di jalan Jogja-Solo, Prambanan, Klaten, Sabtu (29/11/2025). (Foto: dok. istimewa)
Klaten -

Tabrakan keras terjadi di Jalan Jogja-Solo, tepanya di simpang tiga SGM, Desa Kemudo, Kecamatan Prambanan, Klaten, tengah malam tadi. Bus PO Sugeng Rahayu menabrak bagian belakang truk di traffic light.

"Saya lewat tadi malam sekitar pukul 24.00 WIB sudah ada polisi. Busnya nyruduk tiang listrik, dan ruko," ungkap Dwi Agus, pengguna jalan kepada detikJateng, Sabtu (29/11/2025) pagi.

"Kemungkinan bus dan truk dari arah Klaten karena posisinya ke arah Yogyakarta. Persisnya saya tidak tahu," imbuhnya.

Ketua Forum Relawan Kecamatan Prambanan (Forkap), Resmiyanto menjelaskan dari keterangan warga di lokasi truk sebenarnya mau putar balik. Dari belakang ada bus.

"Truk dari arah timur (Klaten) mau putar balik arah timur lagi dengan dua antrean. Dari belakang bus tujuan Yogyakarta menabrak belakang truk," jelas Resmiyanto.

Setelah menabrak bokong truk, lanjut Resmiyanto, bus membanting stir ke kiri. Namun terus melaju menabrak tiang listrik.

"Buang stir ke kiri mengenai pohon mangga dan tiang listrik sampai patah, roboh sehingga harus diganti. Korban hanya sopir bus karena penumpang masih sepi," terang Resmiyanto.

"Sopir dilarikan ke RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro Klaten. Evakuasi melibatkan relawan PLN dan mobil derek," imbuhnya.

Akibat benturan, bagian depan bus nomor polisi W 7099 UP ringsek menabrak tiang, pohon dan ruko. Truk nomor polisi AD 1411 IJ terlempar naik ke median jalan tapi tidak terguling.

Terpisah Kanit Gakkum Satlantas Polres Klaten Iptu Alif Akbar Lukman Hakim menjelaskan kronologi kecelakaan semula truk Hino melaju dari arah Klaten menuju ke arah Jogja. Truk berhenti.

"Truk kemudian berhenti karena lampu traffic light menyala warna merah. Sedangkan bus melaju searah di belakangnya," terang Alif kepada detikJateng.

Menjelang kejadian, ungkap Alif, diduga pengemudi bus tidak bisa mengendalikan kendaraannya sehingga membentur truk. Selanjutnya bus oleng ke kiri membentur tembok ruko.

"Selanjutnya bus oleng ke kiri membentur tembok ruko. Kita imbau masyarakat pengendara untuk mengutamakan keselamatan bukan kecepatan, selalu fokus dan konsentrasi berkendara," imbuh Alif.



Simak Video "Video: Kecelakaan Karambol di Tol Gayamsari Semarang, 8 Orang Terluka"

(aku/aku)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork