Menjadi driver GrabBike membuat M. Hasan Sadili (25) memiliki banyak keleluasan waktu. Jam kerja yang fleksibel membuatnya bebas memilih kapan ia harus kerja dan santai-santai. Saat sedang semangat-semangatnya, Hasan kadang "narik" sampai 24 jam.

"Berangkat sih kadang kalo nggak capek, kadang saya sampe 24 jam. Sampe jam 1, jam 2 malam itu tak nyalain. Mungkin sampe subuh itu 2 trip kadang 1 trip, kalo ada," kata Hasan ditemui di Surabaya, Sabtu (23/3/2019) lalu.




Menurut Hasan, tempat tinggalnya di Siwalankerto memang dekat dengan tempat ramai seperti Bungurasih. Sehingga di kala tengah malam dan tak bisa tidur, ia sigap menjemput rezeki.

Meskipun punya jam kerja "ngalong", ia bukannya tanpa istirahat. Hasan biasa keluar mencari penumpang setelah subuh dan akan pulang pukul 9 atau 10 malam. Nah setelah itu ia akan beristirahat.

"Kalau saya sih jam 9-10 udah off. Jadi dapat berapa pun yaudah pulang. Nanti kalau jam 2 bangun, itu kan banyak temen, ngga bisa tidur, susah tidur, ya narik. Ya kalau mau padatin jam 5 ta nyalain," ujarnya.




Hasan merupakan mantan pegawai minimarket. Dia bekerja di bagian merchandiser display. Menurutnya saat ini dia lebih merasa nyaman jadi ojol.

"Kerjanya lebih fleksibel mas, kan tergantung kita," akunya.

Sebagai informasi, Hasan merupakan salah satu driver GrabBike jempolan di Surabaya dengan penilaian performance dan attitude terbaik dari komunitasnya.