Sebagai perempuan yang tinggal di Kota Pahlawan, Meidy (48) bisa dikatakan seorang pejuang. Ia tak bisa diam bersantai di rumah. Kesukaannya berkeliling kota mengantarkan para penumpangnya.

Meidy adalah driver GrabCar, pekerjaan yang banyak digeluti oleh kaum adam. Pekerjaan itu sudah ia jalani sejak tahun 2017 lalu.

Menurut Meidy, ia memang termasuk orang yang tak bisa tinggal diam. Ia harus selalu beraktivitas agar tak jenuh.

"Pokoknya ngg boleh diam. kalo aku bisa keram. bukan keram karena apa ya, tapi nggak bisa diam, suka aktivitas. Penumpang juga suka saya tanya oh iya ya mbak saya juga biar sudah pensiun tapi gini-gini-gini ya..," katanya bercerita, Sabtu (23/3/2019) lalu.


Perempuan asli Manado ini merupakan mantan karyawan swasta. Sebelum menjadi driver GrabCar, Meidy sempat berwirausaha. Namun begitu tetangganya mengenalkan Grab, ia akhirnya mencoba-coba.

"Aku daftar sendiri. Terus ini gimana aku kan bingung karena biasa nyetir kan untuk kepentingan sendiri kan," katanya.

Meski awalnya masih canggung, Meidy akhirnya terbiasa dengan profesi barunya itu. Malahan kini sudah menjadi 'candu'. Bisa dibilang 'Nggak narik, nggak asik'.

Dia memang mengakui kalau bekerja di jalanan cukup menguras tenaganya. Terlebih lagi kalau orderan sedang banyak-banyaknya. Namun, ia sendiri berkata kalau pekerjaannya itu dia anggap sebagai refreshing.

"Kerja pasti ada capeknya, nggak ada kerja itu yang enak tapi menyenangkan. Malah satu hari nggak keluar menyesal. Satu hari nggak narik rasanya ada yang hilang," ujarnya.


"Bukan masalah dapat duit, tapi rasanya gimana ya karena udah rencana udah lah nggak usah narik, tapi (tiba-tiba) jalan, narik," sambung Meidy.

Menjadi driver GrabCar perempuan, tentunya kerap menjadi perhatian penumpang. Apalagi soal keamanan di jalanan. Tapi menurut Meidy, selama ini ia tak pernah mengalami hal yang tak menyenangkan dari penumpangnya.

Malahan, kata dia, ada saja penumpang yang merasa heran karena baru pertama kali menemui driver perempuan.

"Baru tadi aku dapat di UNTAG dia S3 tinggal di Batam, jemput, kebetulan saya di pintu keluar dia buka pintu langsung 'wah mbak saya ini saya baru sekarang naik Grab driver-nya perempuan. Oh iya pak ya, syukur dong ya pak. bapak mau meeting, oh ndak'. Dia itu cuma belajar di sini, dia kerja Senin-Kamis, jadi jumat sabtu di kuliah di sini," papar dia.

Meidy merupakan salah satu dari driver GrabCar jempolan yang memiliki penilaian performance dan attitude terbaik di komunitasnya..