Persib Bandung kini berada di ambang kejayaan untuk kembali mengangkat trofi juara turnamen pramusim Piala Presiden 2026. Di partai puncak, Maung Bandung dijadwalkan menghadapi perlawanan sengit Persebaya Surabaya di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada Kamis (6/8/2026).
Namun, jika nantinya Persib keluar sebagai juara, manajemen Maung Bandung memastikan tidak akan menggelar arak-arakan atau konvoi perayaan seperti saat mereka merengkuh gelar juara liga musim lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan, menjelaskan bahwa skala prioritas klub saat ini adalah menatap kompetisi sesungguhnya yang sudah di depan mata.
"Kalau konvoi kebanyakan organik kita gak bisa melarang ya karena Bobotoh mah kebanyakan organik. Cuma kalau kacamata manajemen kami melihat kita belum mulai season, liga belum mulai," ucap Adhitia saat diwawancarai, Rabu (5/8/2026).
"Jadi kayaknya lebih baik energi dan fokus kita pakai untuk persiapan musim baru. Kalau mau ada konvoi insyaallah nanti kita konvoi bareng lagi di akhir musim, jangan sekarang lah," lanjutnya.
Manajemen tidak ingin euforia sesaat dari turnamen pramusim mengorbankan fokus dan konsentrasi tim. Terlebih lagi, jadwal padat dan pertandingan krusial sudah menanti Maung Bandung pada akhir bulan ini, yakni laga playoff ACL 2 yang akan digelar pada 31 Agustus 2026.
"Biarkan pemain fokus dulu ke pertandingan sebenarnya. Kita punya pertandingan sebenarnya yang sangat penting di tanggal 31. Kita gak mau karena ada euforia tertentu akhirnya mengurangi fokus pemain," tegasnya.
Meski demikian, manajemen sangat memahami kecintaan luar biasa para suporter. Pihak klub tidak berniat membatasi bentuk ekspresi kebahagiaan Bobotoh. Namun, ia tetap berpesan agar energi suporter dapat diselaraskan dengan kepentingan tim.
"Dan kami berharap Bobotoh punya pemahaman yang sama. Mangga kalau mau selebrasi kita gak bisa melarang. Tapi kalau kacamata manajemen, kalau ditakdirkan juara kami fokus ke mempersiapkan ke tanggal 31 aja itu penting banget," pungkas Adhitia.
(iqk/iqk)
