Layar bioskop Tanah Air akan kembali dimeriahkan oleh film drama keluarga yang menyentuh melalui film berjudul "Semua Akan Baik-baik Saja". Film yang disutradarai oleh Baim Wong ini dijadwalkan akan tayang serempak mulai 13 Mei 2026.
Film ini menggaet Reza Rahadian sebagai tokoh utama. Kisahnya berfokus pada tantangan sebuah keluarga dalam menghadapi kehilangan hingga berdamai dengan keadaan. Latar konfliknya diklaim bakal 'relatable' dengan banyak orang. Penasaran seperti apa jalan ceritanya? Simak ulasan sinopsis Semua Akan Baik-baik Saja berikut ini!
Sinopsis Film Semua Akan Baik-Baik Saja
Film ini bercerita tentang tokoh Langit, seorang pria yang harus kembali ke keluarganya setelah kabar duka. Mentari, yang merupakan saudara kandungnya, meninggal dunia dan meninggalkan tiga orang anak yang masih membutuhkan sosok orang tua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Langit berada pada posisi yang tidak mudah. Ia harus mengambil tanggung jawab sebagai paman sekaligus figur pengganti orang tua bagi keponakan-keponakannya, yaitu Malika, Shaffa, dan Alim. Peran tersebut terasa berat karena Langit sendiri tumbuh dari kehidupan keras yang membentuk dirinya menjadi sosok yang tegas, namun menyimpan banyak luka batin.
Kehadiran Langit tidak serta-merta diterima dengan baik. Malika sebagai anak sulung menunjukkan penolakan karena rasa kehilangan dan ketidakpercayaan yang mendalam. Ia memiliki bakat di bidang musik, tetapi memilih menutup diri. Sementara itu, Shaffa sedang berada di fase remaja yang penuh gejolak emosi, dan Alim harus menghadapi kenyataan sebagai anak berkebutuhan khusus yang sering menjadi sasaran perundungan.
Konflik keluarga semakin berkembang ketika persoalan warisan mulai muncul ke permukaan. Ilham, mantan suami Mentari, menjadi salah satu pihak yang memicu ketegangan karena kepentingannya terhadap harta keluarga. Di sisi lain, saudara Langit seperti Bintang yang menyimpan rahasia masa lalu dan Banyu yang larut dalam dunia digital turut membawa persoalan yang memperumit situasi.
Di tengah semua itu, Ibu Wida hadir sebagai sosok yang menjaga keutuhan keluarga. Ia adalah figur ibu yang selama ini memikul beban besar tanpa banyak bicara. Keputusannya untuk menjual rumah menjadi titik penting yang memaksa seluruh anggota keluarga untuk berkumpul dan menghadapi konflik yang selama ini terpendam.
Seiring berjalannya waktu, masing-masing karakter mulai belajar menghadapi luka dan ego mereka. Dari proses tersebut, keluarga ini perlahan menemukan kembali makna kebersamaan dan memahami bahwa kehilangan dapat menjadi jalan untuk saling mendekatkan.
Daftar Pemeran Semua Akan Baik-Baik Saja
- Reza Rahadian sebagai Langit
- Christine Hakim sebagai Ibu Wida
- Raihaanun sebagai Bintang
- Ari Irham sebagai Banyu
- Happy Salma sebagai Tari
- T. Rifnu Wikana sebagai Ilham
- Alim sebagai Alim
- Aquene Aziz Djorghi sebagai Malika
- Malika Shaquena sebagai Syafa
- Ade Rai sebagai Kaka Rai
- Kin Wah Chew sebagai Bapak Bongsai
- Aimee Saras sebagai Ibu Bongsai
- Asri Welas sebagai Sara
- Erick Estrada sebagai Romi
- Amanda Soekasah sebagai Manda
- Janna Soekasah Joesoef sebagai Janna
- Ageng Carlitos sebagai Don C
- Rebecca Tamara sebagai Ibu Sita
Fakta Menarik Film Semua Akan Baik-Baik Saja
1. Disutradarai Baim Wong
Film ini menjadi langkah lanjutan Baim Wong dalam dunia penyutradaraan lewat rumah produksi miliknya, Tiger Wong Entertainment. Setelah merilis Lembayung pada 2024 dan Sukma pada 2025, ia kembali mengangkat cerita yang berfokus pada drama keluarga.
2. Bertabur Bintang
Film ini menghadirkan banyak nama besar di industri perfilman Indonesia. Mulai dari Reza Rahadian, Christine Hakim, Raihaanun, hingga Happy Salma. Tingginya jam tayang dan pengalaman para aktor utamanya menjadi salah satu daya tarik utama film ini.
3. Melibatkan Aktor Disabilitas
Salah satu hal yang menonjol dari film ini adalah keterlibatan aktor disabilitas. Baim Wong mengaku terinspirasi setelah bertemu dengan pekerja disabilitas di sebuah kedai kopi.
"Saya itu pertama ketemu mereka di Kopi Kamu, yang dia mempekerjakan disabilitas menjadi waiters. Jadi mereka itu bisa pekerjakan orang yang saya bilang belum tentu bisa bekerja," kata Baim Wong, Selasa (17/3/2026) sebagaimana dilansir dari detikPop.
Pengalaman tersebut mendorongnya untuk menghadirkan ruang yang lebih inklusif di layar lebar. Dari sinilah kemudian tokoh Alim didapuk menjadi salah satu aktor di film ketiga Baim.
"Sesimpel saya tergerak sebagai manusia, lalu saya berpikir, 'Saya juga mau, saya mau buat film yang ada merekanya'," tuturnya.
Ia menyadari proses produksi film tidak mudah dan membutuhkan biaya besar, tetapi tetap memilih melanjutkan ide tersebut karena memiliki tujuan yang kuat.
"Takut sebenarnya, karena kita tahu buat film itu tidak murah. Tapi ada yang mendorong saya lebih. Ini karena saya mau orang-orang seperti mereka itu punya kepercayaan diri, punya value. Mereka merasakan value ada di dalam diri mereka. Itu yang tidak ada kesempatan bagi orang-orang sama seperti kita," ujarnya.
4. Adegan Emosional yang Spontan
Selama proses syuting, terdapat momen yang tidak direncanakan namun justru menjadi salah satu scene favorit Baim Wong. Ia mengungkapkan bahwa salah satu adegan emosional yang dilakukan oleh Alim terjadi secara spontan.
"Jadi ada di satu momen Alim minta dia mau marah dan nangis. Saya langsung ambil kamera, itu aktingnya sungguhan kalah loh aktornya. Di situ saya mikir bahwa mereka akting dengan ketulusan jadi semua natural," jelasnya.
Demikian ulasan mengenai sinopsis film Semua Akan Baik-baik Saja, lengkap dengan jadwal tayang, daftar pemeran, hingga sejumlah fakta menarik di balik layar. Selamat menonton!
