Polisi menangkap MZ (28), pria yang diduga tega menghabisi nyawa adik tirinya, AS (12). Jasad korban ditemukan di kediamannya, kawasan Kabupaten Bandung Barat (KBB), Selasa (3/3/2026).
MZ diringkus Unit Resmob Satreskrim Polres Cimahi dan Polsek Cipatat hanya beberapa jam setelah kejadian. Meski sempat melarikan diri ke Cianjur, pelaku akhirnya ditangkap di dekat lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
MZ digelandang ke Mapolres Cimahi pada Rabu (4/3/2026) untuk menjalani pemeriksaan intensif guna mengungkap motif di balik aksi kejinya.
Kronologi pembunuhan bermula saat MZ mendatangi rumah ibunya pada Selasa siang. Saat itu, korban tengah seorang diri karena orang tuanya sedang bekerja.
"Dia datang siang, kemudian menanyakan ibunya kemana. Hanya ada korban saja sedang bermain HP di lantai 2. Dia kemudian turun, lalu ke belakang rumah," kata Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra saat ditemui, Rabu (4/3/2026).
Di sana, pelaku menemukan sebilah parang. Ia kemudian naik ke lantai dua dan menyerang korban secara membabi buta menggunakan senjata tajam tersebut hingga korban meninggal dunia.
"Jadi di tubuh korban itu ada luka terbuka di leher akibat dari pelaku menggorok leher korban. Lalu menusuk punggung dan menyayat pergelangan tangannya. Luka itu ada persesuaian dengan hasil autopsi dan pengakuan pelaku," ujar Niko.
Usai melancarkan aksinya, pelaku melarikan diri ke kediamannya di Cianjur. Namun pada sore hari, ia kembali ke lokasi kejadian dan berpura-pura tidak mengetahui peristiwa tersebut.
"Jadi setelah melakukan pembunuhan itu, pelaku sempat datang lagi ke rumah itu seolah-olah dia tidak tahu apa-apa," kata Niko.
Polisi kemudian melakukan serangkaian penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi. Berdasarkan keterangan warga, MZ sempat terlihat masuk dan keluar dari rumah korban pada waktu kejadian.
"Jadi ada beberapa saksi yang melihat kedatangan pelaku. Kemudian setelah melakukan pengumpulan bahan keterangan disesuaikan dengan hasil penyelidikan, kemudian pelaku diamankan. Dia mengakui perbuatannya," ujar Niko.
Saat ini, MZ masih menjalani pemeriksaan intensif. Polisi terus menggali motif yang mendorong pelaku tega menghabisi nyawa adik tirinya secara keji.
"Untuk motifnya masih kami dalami, sekarang masih dalam pemeriksaan mendalam oleh penyidik Satreskrim Polres Cimahi. Nanti perkembangannya akan kami sampaikan," ujar Niko.
