Musim kemarau yang telah berlangsung lebih dari sebulan membuat debit air Situ Rancabungur di Kelurahan Benteng, Kecamatan Ciamis, terus menyusut. Senin (13/7/2026), sebagian dasar situ tampak mengering.
Air kini hanya tersisa di bagian tengah situ. Area yang sebelumnya tergenang berubah menjadi hamparan tanah yang mulai dimanfaatkan warga untuk berbagai aktivitas.
Warga memanfaatkan dasar situ yang mengering untuk menanam sayuran, seperti kangkung, bayam, dan kacang tanah. Lahan yang semula terendam kini menjadi sumber penghasilan tambahan. Di tengah situ yang masih menyisakan genangan, ikan peliharaan warga tetap bertahan. Sementara itu, dua perahu bebek yang dulu beroperasi kini terparkir karena air tak lagi mencukupi.
Menurut warga, air Situ Rancabungur mulai surut sejak sekitar satu bulan terakhir. Jika air di bagian tengah habis, sumur-sumur warga di sekitar situ biasanya ikut mengering. Perahu bebek yang jadi objek wisata Rancabungur pun terdampar begitu saja.
Selain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, hasil sayuran yang ditanam di dasar situ dimanfaatkan warga untuk konsumsi sendiri maupun dijual. Penanaman juga mencegah lahan ditumbuhi rumput liar.
Bagi warga Lingkungan Cimandala, Situ Rancabungur merupakan penyangga cadangan air tanah. Saat kemarau panjang, mereka terpaksa mencari air ke mata air atau sumur bor di wilayah lain karena debit sumur terus menurun.