Potret Pangkas Rambut Pemuda Bogor Cuma Rp 5 Ribu

Pangkas Rambut Pemuda Bogor.
Adalah Supri (56) yang menginisiasi pangkas rambut bertarif Rp 5 ibu ini. Adiknya, Ipul (51), bergabung di awal era tahun 2000-an awal untuk membantu memangkas rambut para pelanggan di Pangkas Rambut Pemuda.
Pangkas Rambut Pemuda Bogor.
Pelanggan menunggu giliran cukur di Pangkas Rambut Pemuda, Kota Bogor. Tidak ada nomor antrean di tempat tersebut, seluruh pengunjung mengandalkan kesadaran siapa yang datang lebih dulu.
 
Pangkas Rambut Pemuda Bogor.
Dengan kesederhanaan tempat pangkas, di gang sempit yang bersebelahan dengan kantor dewan Kota Bogor ini mereka melayani puluhan bahkan ratusan pelanggan dari mulai pukul 09.00 hingga pukul 17.00 WIB. Kendati atap yang menaungi bocor di kala hujan, mereka tetap melayani tamu.
 
Pangkas Rambut Pemuda Bogor.
Kondisi gang sempit tempat Pangkas Rambut Pemuda beroperasi di Jalan Pemuda, Kota Bogor. Tempat tersebut tetap bertahan di tengah menjamurnya barbershop modern.
 
Pangkas Rambut Pemuda Bogor.
Meski bertarif realtif murah, pengunjung tetap dapat memilih model rambut yang diinginkan. Supri dan Saiful berbincang di sela melayani pelanggan di Pangkas Rambut Pemuda, Kota Bogor. Keduanya mengaku memilih mempertahankan tarif murah demi membantu warga kecil.
Adalah Supri (56) yang menginisiasi pangkas rambut bertarif Rp 5 ibu ini. Adiknya, Ipul (51), bergabung di awal era tahun 2000-an awal untuk membantu memangkas rambut para pelanggan di Pangkas Rambut Pemuda.
Pelanggan menunggu giliran cukur di Pangkas Rambut Pemuda, Kota Bogor. Tidak ada nomor antrean di tempat tersebut, seluruh pengunjung mengandalkan kesadaran siapa yang datang lebih dulu. 
Dengan kesederhanaan tempat pangkas, di gang sempit yang bersebelahan dengan kantor dewan Kota Bogor ini mereka melayani puluhan bahkan ratusan pelanggan dari mulai pukul 09.00 hingga pukul 17.00 WIB. Kendati atap yang menaungi bocor di kala hujan, mereka tetap melayani tamu. 
Kondisi gang sempit tempat Pangkas Rambut Pemuda beroperasi di Jalan Pemuda, Kota Bogor. Tempat tersebut tetap bertahan di tengah menjamurnya barbershop modern. 
Meski bertarif realtif murah, pengunjung tetap dapat memilih model rambut yang diinginkan. Supri dan Saiful berbincang di sela melayani pelanggan di Pangkas Rambut Pemuda, Kota Bogor. Keduanya mengaku memilih mempertahankan tarif murah demi membantu warga kecil.