Penampakan Gedung DPRD Cirebon yang Jadi Sasaran Amuk Massa

Bukan hanya berorasi, massa langsung merangsek masuk ke dalam gedung DPRD dan melakukan perusakan. Bagian luar hingga ruang dalam gedung perwakilan rakyat itu rusak parah akibat lemparan batu dan hantaman bambu yang dibawa massa. Sejumlah kaca pecah berserakan, sementara interior gedung pun tak luput dari kerusakan.

Aksi anarkis semakin menjadi ketika massa membakar pos petugas keamanan DPRD. Kobaran api dan kepulan asap hitam tampak membubung tinggi dari area kompleks dewan. Tak hanya itu, massa juga membakar ban bekas serta sejumlah barang yang diambil dari dalam gedung.

Situasi yang berlangsung cukup lama itu baru mulai mereda setelah petugas TNI tiba di lokasi untuk menenangkan massa. Bersama dengan tim Damkar, aparat TNI berupaya memadamkan titik-titik api yang membakar pos dan fasilitas lain di sekitar gedung.

Namun hingga siang hari, berdasarkan pantauan detikJabar, massa masih bertahan di depan kantor DPRD Kabupaten Cirebon. Mereka terus melempari gedung rakyat dengan batu sambil meneriakkan tuntutan.

Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pemerintah daerah terkait kerusakan yang ditimbulkan.

Namun, kondisi gedung DPRD Kabupaten Cirebon dipastikan mengalami kerusakan cukup parah akibat aksi ini dan sejumlah barang pun tidak luput dari penjarahan yang dilakukan oleh massa.

Bukan hanya berorasi, massa langsung merangsek masuk ke dalam gedung DPRD dan melakukan perusakan. Bagian luar hingga ruang dalam gedung perwakilan rakyat itu rusak parah akibat lemparan batu dan hantaman bambu yang dibawa massa. Sejumlah kaca pecah berserakan, sementara interior gedung pun tak luput dari kerusakan.
Aksi anarkis semakin menjadi ketika massa membakar pos petugas keamanan DPRD. Kobaran api dan kepulan asap hitam tampak membubung tinggi dari area kompleks dewan. Tak hanya itu, massa juga membakar ban bekas serta sejumlah barang yang diambil dari dalam gedung.
Situasi yang berlangsung cukup lama itu baru mulai mereda setelah petugas TNI tiba di lokasi untuk menenangkan massa. Bersama dengan tim Damkar, aparat TNI berupaya memadamkan titik-titik api yang membakar pos dan fasilitas lain di sekitar gedung.
Namun hingga siang hari, berdasarkan pantauan detikJabar, massa masih bertahan di depan kantor DPRD Kabupaten Cirebon. Mereka terus melempari gedung rakyat dengan batu sambil meneriakkan tuntutan.
Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian maupun pemerintah daerah terkait kerusakan yang ditimbulkan.
Namun, kondisi gedung DPRD Kabupaten Cirebon dipastikan mengalami kerusakan cukup parah akibat aksi ini dan sejumlah barang pun tidak luput dari penjarahan yang dilakukan oleh massa.