Potret Warna-warni Lembur Katumbiri di Bandung

Lembur Katumbiri di Kota Bandung
Jalan masuknya dapat diakses dengan menyusuri Gang Bapa Ehom, di samping area Teras Cikapundung, sepanjang +/- 600 meter.
Lembur Katumbiri di Kota Bandung
Ruas jalan ini banyak dikunjungi wisatawan  karena suasananya yang asri dan cuacanya yang sejuk.
Lembur Katumbiri di Kota Bandung
Warna-warni cerah dari jembatan dan dinding rumah warga mulai terlihat setelah berjalan kaki santai selama kurang lebih 10 menit.
Lembur Katumbiri di Kota Bandung
Ada spot foto yang bisa digunakan pengunjung untuk mengabadikan momen dengan latar rumah warna-warni.
Lembur Katumbiri di Kota Bandung
Kawasan yang sebelumnya dinamai Kampung Pelangi 200 ini menjadi spot wisata Kota Bandung sejak 2018. Namun, seiring waktu, warna-warni kampung ini perlahan pudar.
Lembur Katumbiri di Kota Bandung
Revitalisasi kawasan menjadi Lembur Katumbiri dibuat agar kampung ini kembali diselimuti warna-warna cerah dan menarik minat wisatawan.
Lembur Katumbiri di Kota Bandung
Seniman mural John Martono memerlukan 17 hari untuk mengecat 200 rumah di Lembur Katumbiri. Pengecatan dilakukan bekerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk warga setempat.
Lembur Katumbiri di Kota Bandung
Warga berharap Lembur Katumbiri dapat menjadi pendorong bergeraknya ekonomi masyarakat setempat.
Jalan masuknya dapat diakses dengan menyusuri Gang Bapa Ehom, di samping area Teras Cikapundung, sepanjang +/- 600 meter.
Ruas jalan ini banyak dikunjungi wisatawan  karena suasananya yang asri dan cuacanya yang sejuk.
Warna-warni cerah dari jembatan dan dinding rumah warga mulai terlihat setelah berjalan kaki santai selama kurang lebih 10 menit.
Ada spot foto yang bisa digunakan pengunjung untuk mengabadikan momen dengan latar rumah warna-warni.
Kawasan yang sebelumnya dinamai Kampung Pelangi 200 ini menjadi spot wisata Kota Bandung sejak 2018. Namun, seiring waktu, warna-warni kampung ini perlahan pudar.
Revitalisasi kawasan menjadi Lembur Katumbiri dibuat agar kampung ini kembali diselimuti warna-warna cerah dan menarik minat wisatawan.
Seniman mural John Martono memerlukan 17 hari untuk mengecat 200 rumah di Lembur Katumbiri. Pengecatan dilakukan bekerja sama dengan sejumlah pihak, termasuk warga setempat.
Warga berharap Lembur Katumbiri dapat menjadi pendorong bergeraknya ekonomi masyarakat setempat.