3 TNI Gugur di Lebanon: 1 Kena Tank Israel, 2 Akibat IED

Kabar Internasional

3 TNI Gugur di Lebanon: 1 Kena Tank Israel, 2 Akibat IED

Azhar Bagas Ramadhan - detikJabar
Rabu, 08 Apr 2026 10:48 WIB
Foto ilustrasi: Bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau United Nations (UN). (Dok UN)
Foto: Foto ilustrasi: Bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau United Nations (UN). (Dok UN)
Jakarta -

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) merilis hasil penyelidikan awal terkait penyebab gugurnya tiga prajurit TNI yang bertugas dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL). PBB menyatakan bahwa satu personel TNI gugur akibat proyektil tank yang ditembakkan oleh militer Israel ke wilayah Lebanon.

"Terkait insiden 29 Maret, berdasarkan bukti yang tersedia, termasuk analisis lokasi dampak dan khususnya fragmen proyektil yang ditemukan di posisi Perserikatan Bangsa-Bangsa 7-1, proyektil tersebut adalah peluru utama tank kaliber 120 mm, yang ditembakkan oleh tank Merkava milik Pasukan Pertahanan Israel dari arah timur, menuju Ett Taibe," kata Juru Bicara Sekjen PBB Stephane Dujarric dalam jumpa pers yang dikutip pada Rabu (8/4/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, Stephane menjelaskan bahwa dua prajurit TNI lainnya gugur akibat ledakan bom rakitan atau Improvised Explosive Device (IED). Pihak PBB menyebutkan bahwa perangkat peledak tersebut kemungkinan besar dipasang oleh kelompok Hizbullah.

"Terkait insiden 30 Maret, berdasarkan bukti yang tersedia, termasuk analisis lokasi ledakan, kendaraan yang terdampak, serta perangkat peledak rakitan (IED) kedua yang ditemukan di dekat lokasi pada hari yang sama, ledakan tersebut disebabkan oleh IED yang diaktifkan oleh korban (tripwire). Investigasi menilai bahwa, mengingat lokasi kejadian, karakteristik ledakan, serta konteks saat ini, IED tersebut kemungkinan besar dipasang oleh Hizbullah," tuturnya.

Stephane menegaskan bahwa temuan tersebut merupakan hasil awal dari penyelidikan yang dilakukan. Saat ini, proses investigasi menyeluruh oleh PBB masih terus berjalan.

"Perlu saya tegaskan kembali bahwa ini merupakan temuan awal, berdasarkan bukti fisik awal. Proses investigasi penuh oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa masih berlangsung, termasuk prosedur yang diperlukan serta keterlibatan dengan para pihak terkait untuk memahami konteks dan keadaan secara menyeluruh di tengah situasi permusuhan yang masih berlangsung," katanya.

PBB menyatakan bahwa Dewan Penyelidikan akan segera dibentuk guna mengusut tuntas peristiwa gugurnya tiga prajurit TNI tersebut. Langkah ini diambil sesuai dengan prosedur standar yang berlaku di internal PBB.

Artikel ini sudah tayang di detikNews, baca selengkapnya di sini.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video PBB Ungkap Temuan Awal Gugurnya 3 Prajurit TNI di Lebanon Selatan"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads