Suasana kembali ke sekolah usai libur Lebaran di Kota Sukabumi terasa berbeda. Makan Bergizi Gratis (MBG) yang biasanya dibagikan per orang kini berubah menjadi tradisi.
Ribuan siswa dan guru dari dua sekolah menengah negeri larut dalam kebersamaan lewat tradisi makan bersama secara prasmanan yang dipadukan dengan momen Halal Bihalal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kegiatan ini digelar di SMA Negeri 2 Kota Sukabumi dan SMP Negeri 4 Kota Sukabumi sebagai upaya mempererat hubungan antarwarga sekolah. Deretan ompreng tampak berjajar rapi, berisi aneka hidangan khas Nusantara yang menggugah selera.
Asisten Lapangan (Aslap) SPPG Keramat Gunungpuyuh Muhamad Maulana Aziz mengatakan kegiatan tersebut menjadi wujud kebersamaan yang ingin dibangun di lingkungan pendidikan. Pihaknya sendiri sudah beberapa menyajikan MBG secara prasmanan.
"Kami ingin menciptakan momen yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar menyentuh aspek kekeluargaan antara siswa dan tenaga pendidik," kata Aziz, Selasa (31/3/2026).
Di SMA Negeri 2 Kota Sukabumi, sebanyak 1.440 siswa dan 90 guru tampak mengantre layaknya makan prasmanan. Tanpa sekat, mereka menikmati hidangan yang sama dalam suasana akrab.
Hal serupa terlihat di SMP Negeri 4 Kota Sukabumi. Sebanyak 932 siswa bersama 49 guru ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Ribuan porsi makanan disiapkan agar seluruh warga sekolah dapat merasakan kebersamaan di hari yang fitri.
Menu yang disajikan menghadirkan nuansa Lebaran, mulai dari lontong dengan kuah opor ayam, kentang goreng, sayuran segar, hingga pisang Cavendish sebagai pencuci mulut.
Para siswa menyantap hidangan menggunakan ompreng. Selain praktis, penggunaan wadah tersebut juga mencerminkan kesederhanaan dan kebersamaan.
"Selain menikmati makanan prasmanan, kegiatan ini juga disandingkan dengan kegiatan halal bihalal. Jadi, setelah saling bermaaf-maafan, semuanya langsung makan bersama," ujar Aziz.
Salah seorang siswa, Mutiara (13) dari kelas VII E, mengaku senang dengan kegiatan tersebut karena bisa berkumpul dan makan bersama teman-temannya setelah libur panjang. MBG prasmanan ini sudah kedua kalinya dilakukan di sekolahnya.
"Senang banget, jadi bisa kumpul lagi sama teman-teman. Makanannya juga enak, apalagi opor ayamnya. Rasanya seperti Lebaran lagi di sekolah," ujar Mutiara.
Melalui kegiatan ini, semangat Idul Fitri diharapkan menjadi energi baru bagi siswa dan guru untuk kembali menjalani aktivitas belajar dengan hati yang bersih serta kebersamaan yang semakin kuat.
(sud/sud)
