200 Ribu Kendaraan Belum Balik ke Jakarta, Polisi Karawang Masih Siaga

200 Ribu Kendaraan Belum Balik ke Jakarta, Polisi Karawang Masih Siaga

Irvan Maulana - detikJabar
Jumat, 27 Mar 2026 15:30 WIB
Kondisi arus lalu lintas di Gerbang Tol Cikampek Utama pada arus balik H+4 Lebaran 2026
Kondisi arus lalu lintas di Gerbang Tol Cikampek Utama pada arus balik H+4 Lebaran 2026 (Foto: Istimewa).
Karawang -

Meski Operasi Ketupat Lodaya 2026 resmi berakhir, jajaran Polres Karawang tak lantas mengendurkan pengamanan. Personel kepolisian terpantau masih bersiaga di Rest Area KM 62B Tol Jakarta-Cikampek (Japek) guna mengantisipasi lonjakan arus balik gelombang kedua.

Kapolres Karawang AKBP Fiki Novian Ardiansyah mengungkapkan, volume kendaraan dari arah Jawa menuju Jakarta saat ini memang mulai melandai. Kondisi ini kontras dengan situasi pada H+2 dan H+3 Lebaran yang menjadi puncak arus balik gelombang pertama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemarin sempat mengalami puncaknya di H+2 dan H+3 total sebanyak 7.200 kendaraan perjam, dimana ini sudah naik 50 persen dari lalu lintas normal," kata Fiki saat dikonfirmasi detikJabar, Jumat (27/3/2026).

Pada periode puncak gelombang pertama tersebut, polisi sempat menerapkan rekayasa lalu lintas berupa contraflow dua lajur, mulai dari KM 70 hingga KM 42 Tol Japek untuk mengurai kepadatan.

Fiki memprediksi, gelombang kedua arus balik baru akan terjadi pada akhir pekan ini, tepatnya tanggal 28 hingga 29 Maret 2026. Hal ini seiring dengan berakhirnya masa libur masyarakat yang melakukan perjalanan mudik lebih lama.

"Kemudian yang akan kembali ke Jabotabek melalui Karawang ini, berdasarkan prediksi masih ada sisa sekitar 200 ribu kendaraan yang belum melintas sampai dengan saat ini. Diperkirakan akan kembali pada akhir pekan atau tanggal 28-29 Maret nanti," kata dia.

Guna memastikan kelancaran arus, Polres Karawang melanjutkan pengamanan melalui Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Langkah taktis ini diambil agar pemudik tetap merasa aman meski operasi utama kemanusiaan tersebut telah usai.

"Nah, ini adalah potensi atau yang harus dinanti sampai dengan hari Minggu tanggal 29, karena masih ada kemungkinan 200 ribu kendaraan yang belum kembali ke Jakarta, jadi kami teruskan kegiatan pengamanan dengan KRYD, meski Operasi Ketupat Lodaya ini sudah selesai, untuk mengantisipasi puncak arus balik gelombang kedua nanti," pungkasnya.

Artikel ini didukung oleh Le Minerale.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Arus Balik Wisata Juga Picu Kepadatan Simpang Ratu-Parungkuda Sukabumi"
[Gambas:Video 20detik]
(mso/mso)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads