Anugerah Kebudayaan Bagi yang Tekun Merawat Identitas Daerah di Cimahi

Anugerah Kebudayaan Bagi yang Tekun Merawat Identitas Daerah di Cimahi

Whisnu Pradana - detikJabar
Sabtu, 29 Nov 2025 22:30 WIB
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana saat Perayaan Malam Anugerah Kebudayaan 2025
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana saat Perayaan Malam Anugerah Kebudayaan 2025. (Foto: Istimewa)
Cimahi -

Pemerintah Kota Cimahi memberikan penghormatan bagi para pelaku budaya melalui Perayaan Malam Anugerah Kebudayaan 2025. Penghargaan itu diberikan atas ketekunan para pelaku budaya dalam merawat identitas daerah.

Acara puncak yang digelar pada Jumat (28/11/2025) malam, merupakan rangkaian panjang proses seleksi yang berlangsung sejak awal Oktober. Tahapan dimulai dari penjaringan usulan, kurasi, verifikasi lapangan, hingga pleno akhir tim kurator untuk menentukan enam penerima penghargaan.

Pemenang yang terpilih masuk ke dalam tiga kategori Pelestari Kebudayaan, Pencipta dan Pengembang Kebudayaan, serta Lifetime Achievement yang dinilai mewakili capaian penting dalam pelestarian tradisi maupun inovasi seni.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wali Kota Cimahi, Ngatiyana mengatakan Perayaan Malam Anugerah Kebudayaan 2025 merupakan ajang penghormatan bagi para pelaku budaya Kota Cimahi yang telah menunjukkan konsistensi, dedikasi, serta kontribusi besar dalam menjaga keberlanjutan seni dan tradisi lokal.

ADVERTISEMENT

"Para pelaku budaya telah menunjukkan teladan melalui karya, dedikasi, dan semangat untuk terus menghidupkan warisan leluhur. Kita apresiasi merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi mereka dalam memperkaya ekosistem kebudayaan Cimahi," kata Ngatiyana.

Pemerintah berkomitmen terus memajukan kebudayaan melalui kolaborasi lintas sektor. Ia mendorong para seniman untuk semakin aktif hadir di ruang publik, memperluas jejaring, serta memproduksi karya yang mampu menginspirasi generasi muda.

"Kreativitas dan inovasi yang tumbuh dari komunitas seni memiliki efek ganda bagi kota, baik dari sisi perkembangan ekonomi kreatif maupun daya tarik pariwisata," ujarnya.

Ngatiyana berharap agar momentum ini menjadi landasan baru bagi perkembangan seni budaya kota. Namun upaya merawat kebudayaan menjadi tanggungjawab bersama.

"Merawat kebudayaan berarti merawat harmoni. Kita punya tanggung jawab bersama menjaga kekayaan ini agar tetap hidup dan relevan bagi generasi mendatang," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disbudparpora Kota Cimahi, Dani Bastiani, menegaskan bahwa ajang ini dirancang tidak hanya untuk memberi penghargaan, tetapi juga untuk membangun kesadaran kolektif akan pentingnya pemajuan kebudayaan.

Ia berharap dengan diselenggarakannya Malam Anugerah Kebudayaan dapat menginspirasi masyarakat untuk memajukan budaya secara bersama-sama, sehingga kekayaan budaya dapat terjaga dan lestari.

"Melalui kegiatan malam anugerah kebudayaan ini diharapkan seni budaya terus berkembang di Kota Cimahi. Perkembangannya tetap menjaga nilai-nilai luhur dan estetikanya serta dapat mewujudkan peran serta aktif seniman dan budayawan Kota Cimahi dalam mendukung suksesnya program pelestarian dan pemajuan kebudayaan," kata Dani.

Daftar Penerima Anugerah Kebudayaan Kota Cimahi tahun 2025:

1. Achmad Sobur (Ciung Wanara) : Kategori Pelestari Kebudayaan
2. Aliran Kebatinan Perjalanan Kota Cimahi (Mimin Sukandar) : Kategori Pelestari Kebudayaan
3. Agus Hamdani : Kategori Pencipta & Pengembang Kebudayaan
4. Dede Syarif HD : Kategori Pencipta & Pengembang Kebudayaan
5. Ida Widawati : Kategori Pencipta & Pengembang Kebudayaan
6. Rusli Rangga Somantri 'Kang Uci RT' (Alm) : Kategori Tanda Kehormatan 'Live Time Achievement'.




(dir/dir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads