Menjadi perempuan sering kali berarti menjalani banyak peran dalam waktu yang bersamaan. Ada saatnya menjadi istri, ibu, anak, profesional, sekaligus tetap dituntut untuk bisa mengurus diri sendiri. Tanpa sadar, kesibukan tersebut bisa membuat kebutuhan diri sendiri justru berada di urutan paling belakang.
Buat kamu yang sedang berada di fase tersebut, mungkin sudah waktunya mengambil jeda. Kajian wanita dan ilmu Jakarta bertajuk "Untuk Diri yang Pernah Hilang" hadir sebagai ruang bagi perempuan untuk berhenti sejenak, melakukan refleksi, dan kembali mendengarkan apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh hati.
Saatnya Berhenti Sejenak dan Mengenal Diri Lagi
"Untuk Diri yang Pernah Hilang" bukan hanya menjadi tempat untuk mendapatkan ilmu, tetapi juga ruang refleksi bagi perempuan yang ingin menata kembali keseimbangan dalam dirinya.
Dalam acara ini, peserta akan diajak melihat berbagai sisi kehidupan perempuan, mulai dari kesehatan mental, ketenangan batin, perjalanan mengenal diri, hingga bagaimana membangun kedekatan spiritual.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejumlah narasumber inspiratif akan hadir untuk membagikan perspektif dan pengalaman mereka. Ada dr. Aisah Dahlan, Nikita Willy, Irma Gustiana, M.Psi., dan Yulia Rachman yang akan menemani peserta dalam sesi refleksi tersebut.
Kehadiran mereka diharapkan bisa membuka ruang bagi perempuan untuk memahami bahwa merasa lelah, membutuhkan waktu untuk diri sendiri, atau ingin kembali menata kehidupan bukanlah sesuatu yang perlu disalahkan.
Justru, mengambil jeda bisa menjadi langkah penting untuk kembali menjalani berbagai peran dengan hati yang lebih tenang.
Detail Kajian Wanita dan Ilmu Jakarta
Kajian "Untuk Diri yang Pernah Hilang" akan diselenggarakan pada:
Hari/Tanggal: Ahad, 30 Agustus 2026
Waktu: 08.00-12.00 WIB
Lokasi: Opus Grand Ballroom, The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta Selatan
Acara ini diperuntukkan khusus bagi perempuan. Buat peserta yang membawa anak, tersedia Kids Corner yang dapat digunakan untuk menitipkan anak di bawah usia 10 tahun selama acara berlangsung.
Dengan begitu, peserta bisa mengikuti rangkaian acara dengan lebih nyaman tanpa harus sepenuhnya meninggalkan kebutuhan anak.
Bersama perempuan lainnya, peserta bisa menikmati momen kebersamaan sekaligus mendengarkan cerita dan perspektif yang mungkin terasa dekat dengan perjalanan hidup masing-masing.
Ruang seperti ini dapat menjadi kesempatan untuk kembali mengingat bahwa di balik berbagai peran yang dijalani, seorang perempuan tetap punya kebutuhan untuk dirawat, didengarkan, dan diberi waktu untuk dirinya sendiri.
Tiket Early Bird Masih Tersedia
Buat kamu yang tertarik mengikuti kajian wanita dan ilmu Jakarta ini, pendaftaran tiket Early Bird masih dibuka hingga 14 Agustus 2026. Namun, kuota peserta terbatas sehingga sebaiknya jangan menunggu terlalu lama untuk mengamankan tempat.
Jika akhir-akhir ini kamu merasa terlalu sibuk memenuhi kebutuhan banyak orang sampai lupa mendengarkan diri sendiri, "Untuk Diri yang Pernah Hilang" bisa menjadi kesempatan untuk mengambil jeda.
Luangkan waktu untuk kembali mengenal diri, menata hati, dan mencari ketenangan bersama sesama perempuan.
Daftarkan dirimu sekarang melalui detikEvent dan jadikan momen ini sebagai waktu khusus untuk dirimu sendiri.
(aeb/aeb)
