Pendakwah Syekh Ahmad Al Misry (SAM) masuk Red Notice Interpol terkait kasus yang tengah menyeretnya. SAM terdeteksi masih berada di Mesir.
Kabar penerbitan Red Notice itu disampaikan Kadiv Hubinter Polri Brigjen Untung Widyatmoko.
"Red Notice sudah terbit minggu lalu. Yang bersangkutan diterbitkan Interpol Red Notice-nya pada tanggal 9 Juli 2026 dengan nomor Interpol Red Notice A/10808/7-2026," kata Brigjen Untung Widyatmoko kepada wartawan, Senin (3/8/2026), dilansir detikNews.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untung mengatakan pihak kepolisian masih melakukan upaya pengejaran. Dia memastikan Syekh Ahmad Al Misry masih berada di Mesir. "Masih dalam upaya. (Dipastikan masih di Mesir) Masih," jelasnya.
Menurut keterangan Interpol dalam situsnya, Syekh Ahmad Al Misry masuk Red Notice atas tindak pidana perbuatan cabul dan kekerasan seksual secara fisik.
Diketahui, Syekh Ahmad Al Misry tengah menjadi buron Bareskrim Polri atas laporan dugaan kekerasan seksual terhadap santrinya. Kasus ini telah naik tahap penyidikan dan Syekh Ahmad Al Misry telah ditetapkan sebagai tersangka.
Syekh Ahmad Al Misry sempat memberikan klarifikasi terkait kasus yang menimpanya. Dalam video yang diunggah di akun Instagram pribadinya pada 22 April 2026, pendakwah asal Mesir itu membantah telah melakukan pelecehan seksual.
"Tuduhan terhadap pelecehan kepada santri itu tidak benar adanya. Maka mohon teliti karena bukti-bukti yang saya punya sudah saya serahkan kepada kuasa hukum saya, untuk menyerahkannya kepada pihak yang berwenang dan juga ada saksi-saksinya," ucapnya.
Syekh Ahmad Al Misry menyayangkan adanya ustaz yang menyebarluasan informasi yang dia anggap fitnah itu. Dia lantas minta bukti atas tuduhan tersebut.
"Dan saya minta kepada ustadz yang menyebarkan informasi tersebut, atau fitnah, atau tuduhan tersebut, mendatangkan walaupun satu video. Saya berfatwa dengan demikian. Demi Allah, saya tidak pernah berfatwa dengan hal demikian dan ini adalah fitnah yang sangat kejam yang disebarluaskan di banyak medsos," katanya.
Syekh Ahmad Al Misry dikenal sebagai pendakwah asal Mesir yang lama menetap di Indonesia. Ustaz SAM, begitu dia dipanggil, dikenal dengan gaya dakwahnya yang tenang dan lembut.
SAM juga mengisi acara dakwah di salah satu stasiun televisi swasta. Dia juga pernah menjadi juri hafiz Al-Qur'an.
Baca selengkapnya di sini dan di sini.

Komentar Terbanyak
Korupsi Makin Parah, MUI Dorong Pemerintah Terapkan Hukuman Mati bagi Koruptor
5 Negara dengan Jumlah Masjid Terbanyak di Dunia, Indonesia Berapa?
Islam Masuk Nusantara Ketika Nabi Muhammad Masih Hidup