Fenomena Surga Bawah Laut di Meksiko, Benarkah Sesuai Al-Furqan Ayat 53?

Fenomena Surga Bawah Laut di Meksiko, Benarkah Sesuai Al-Furqan Ayat 53?

Daffa Ichyaul Majid Sarja - detikHikmah
Senin, 11 Mei 2026 18:30 WIB
Fenomena Surga Bawah Laut di Meksiko, Benarkah Sesuai Al-Furqan Ayat 53?
Cenote Angelita. Foto: Screenshot YouTube
Jakarta -

Di kedalaman hutan tropis Yucatan, Meksiko, tersembunyi sebuah surga bawah tanah yang menakjubkan. Fenomena unik di Cenote Angelita ini sering dikaitkan dengan ayat Al-Qur'an surat Al-Furqan ayat 53.

Lantas, bagaimana awal penemuan fenomena tersebut? Mengapa surga bawah tanah ini dapat terjadi? Simak penjelasan berikut, lengkap dengan bacaan Al-Qur'an surat Al-Furqan ayat 53 dan tafsirnya.

Fenomena Halocline di Laut Meksiko

Tempat unik ini berada di kawasan Tulum, pesisir timur Semenanjung Yucatan. Dari atas, tampilannya seperti kolam alami yang airnya jernih dan tenang, dengan pepohonan di sekitarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Perubahan mulai terlihat saat turun ke kedalaman sekitar 30 meter. Di sana tampak lapisan yang seolah membentuk aliran seperti sungai di dalam air.

Lapisan itu sebenarnya adalah hidrogen sulfida yang tampak seperti kabut di dalam air. Ketebalannya sekitar 3 meter, sehingga cukup sulit dilewati penyelam.

ADVERTISEMENT

Saat melewati lapisan ini, penyelam juga akan melewati halocline. Pada bagian ini, air terlihat seperti bergetar atau berkilau.

Mengutip dari Jurnal Riset Rumpun Agama dan Filsafat Volume 4 Nomor 2, Agustus 2025, yang berjudul Fenomena Sungai di Bawah Laut dalam Perspektif Al-Qur'an: Kajian Tafsir Ilmu dalam Surat Al-Furqan ayat 53 oleh Andi Rosa dkk, fenomena halocline dikenal sebagai kabut asap pembatas air tawar dan air asin pada Cenote Angelita, menjadi sebuah keajaiban di sungai bawah laut Meksiko.

Lafadz Surah Al-Furqan Ayat 53

وَهُوَ الَّذِيْ مَرَجَ الْبَحْرَيْنِ هٰذَا عَذْبٌ فُرَاتٌ وَّهٰذَا مِلْحٌ اُجَاجٌۚ وَجَعَلَ بَيْنَهُمَا بَرْزَخًا وَّحِجْرًا مَّحْجُوْرًا

Wa huwal-lażī marajal-baḥraini hāżā 'ażbun furātuw wa hāżā milḥun ujāj(un), wa ja'ala bainahumā barzakhaw wa ḥijram maḥjūrā(n).

Artinya: "Dialah yang membiarkan dua laut mengalir (berdampingan); yang ini tawar serta segar dan yang lain sangat asin lagi pahit; dan Dia jadikan antara keduanya dinding dan batas yang tidak tembus."

Tafsir Surah Al-furqan Ayat 53

Merujuk pada tafsir ringkas Kementerian Agama (Kemenag) RI, Al-Quran surat Al-Furqan ayat 53, menjelaskan kekuasaan Allah SWT di alam semesta agar manusia dapat merenungkannya.

Dialah (Allah SWT) yang membiarkan dua laut, yaitu sungai dan laut mengalir berdampingan, yang ini tawar dan segar enak untuk diminum dan yang lainnya sangat asin dan pahit, yang berguna bagi hewan-hewan di laut dan kehidupan manusia lainnya.

Allah SWT jadikan antara keduanya dinding yang demikian lentur dan canggih serta batas yang tidak tembus. Dengan adanya dinding itu, maka kedua air tersebut tidak akan pernah bercampur. Masing-masing membawa sifat-sifat darinya. Inilah fenomena alam yang sangat luar biasa.




(inf/inf)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads